Panas oleh Magic Leap, Microsoft Memamerkan HoloLens di Mall

 memang sudah mulai banyak didukung di ponsel atau tablet Panas oleh Magic Leap, Microsoft Memamerkan HoloLens di Mall
via VentureBeat

AR atau Augmented Reality memang sudah mulai banyak didukung di ponsel atau tablet. Memungkinkan kau melihat objek-objek (yang bergotong-royong tidak ada melalui layar perangkat. Solusi ini tidak kunjung terkenal meskipun perusahaan-perusahaan teknologi konsumen teratas menyerupai Apple dan Google berupaya mempopulerkannya. Meskipun demikian, semenjak dua tahun yang lalu, Microsoft sudah mulai serius di bidang yang lebih canggih, yaitu menampilkan AR secara pribadi melalui sebuah perangkat wearable yang memungkinkan kita melihat objek-objek tersebut langsung.

Setelah baru-baru ini Magic Leap merilis perangkatnya ke ranah konsumen, Microsoft nampaknya ‘panas’ dan memamerkan headset HoloLens AR di toko ritelnya yang terletak di sebuah mall, serta mengizinkan pengunjung pribadi mencicipi pengalaman teknologi yang transformatif ini.

Sudah semenjak usang memang Microsoft, Google, dan Apple ingin merilis perangkat augmented reality ke ranah konsumen, akan tetapi mereka terhalang oleh teknologi semacam ini yang masih mahal. Mereka mustahil merilis perangkat dengan harga murah ke kalangan konsumen. HoloLens sendiri berharga USD 3.000 per headset, sangat jauh dengan kemampuan konsumen rata-rata. Microsoft menyiasati hal ini dengan mengajak lembaga-lembaga pendidikan dan riset untuk memanfaatkan teknologinya. NASA, CERN, dan banyak universitas di AS (utamanya kedokteran), sekarang sudah memanfaatkan teknologi HoloLens untuk aktivitasnya.

Sementara itu, di level konsumen, Apple dan Google sebagai penguasa terbesar pangsa pasar smartphone, memanfaatkan ponsel atau tablet untuk merasakan augmented reality secara real-time melalui kamera. Pokemon Go merupakan salah satu aplikasi terkenal yang memanfaatkan teknologi ini. Beberapa aplikasi chat menyerupai Facebook Messenger dan Snapchat juga memakai banyak filter yang didukung teknologi Augmented Reality.

 memang sudah mulai banyak didukung di ponsel atau tablet Panas oleh Magic Leap, Microsoft Memamerkan HoloLens di Mall
via VentureBeat

Sementara itu, Microsoft masih berjuang untuk menyukseskan teknologi ini dengan pengalaman penuh melalui komputer headset. Microsoft juga lebih murah hati dari Magic Leap yang tidak mengizinkan reviewernya membuatkan tampilan AR dari perangkatnya. Raksasa Redmond ini mengizinkan para pengunjung tokonya (tentu saja yang menjual HoloLens) untuk menikmati dan membuatkan apa saja yang mereka rasakan dari perangkat ini.

Seperti yang sudah aku ceritakan sedikit di atas, Microsoft membuka semacam booth di tengah mall dan mengizinkan pengunjung mall untuk mencoba mencicipi sensasi HoloLens. Nampaknya mereka ingin mempertegas akhirnya sebagai perusahaan terbuka dan bersedia untuk mendapatkan kritik atas pengalaman pengguna perangkatnya. Bukan itu saja, petugas Microsoft di spot tersebut juga bersedia menunjukkan edukasi mengenai bagaimana teknologi tersebut diaplikasikan.

Sayang sekali nampaknya HoloLens masih belum didemokan di Indonesia. Nampaknya kita masih perlu menunggu agak usang untuk sanggup mencicipi perangkat super canggih ini.

 

Sumber: MSPoweruser, VentureBeat


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Panas oleh Magic Leap, Microsoft Memamerkan HoloLens di Mall"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel