Ada Celah Keamanan Berbahaya di Skype, Microsoft Enggan Memperbaikinya

 Ada celah keamanan serus di Skype yang memungkinkan attacker mendapat jalan masuk hingga ke  Ada Celah Keamanan Berbahaya di Skype, Microsoft Enggan Memperbaikinya

Bagi kau yang memakai Skype — khususnya Skype Desktop PC, sebaiknya lebih berhati-hati. Ada celah keamanan serus di Skype yang memungkinkan attacker mendapat jalan masuk hingga ke level sistem. Celah keamanan ini bekerjsama sudah dilaporkan oleh peneliti keamanan, Stefan Kanthak semenjak September tahun lalu, hanya saja Microsoft menyatakan enggan untuk memperbaikinya alasannya terlalu banyak yang harus diubah untuk menutup celah keamanan tersebut.

Jadi celah keamanan ini memungkinkan attacker untuk melaksanakan DLL Hijacking, untuk mengakali Skype biar — alih-alih menulis library yang seharusnya — malah menulis instruksi malware berbahaya. Hal ini dapat terjadi alasannya Skype updater menjalankan file executable lain yang vulnerable untuk di-hijack.

Jika sang attacker melaksanakan itu ke Skype di PC kamu, maka mereka punya jalan masuk sistem secara langsung, sehingga dapat mencuri data, menghapus data, atau bahkan menjalankan ransomware untuk minta uang tebusan.

Microsoft tidak berencana untuk menutup celah keamanan ini, dan menentukan untuk membiarkan saja hingga edisi perombakan gres dari Skype dirilis nanti — dimana secara perlahan juga menciptakan edisi Skype yang vulnerable ini tidak berlaku lagi. Kaprikornus hingga Skype edisi gres ini dirilis, maka celah keamanan berbahaya ini akan tetap ada di Skype.

Tetapi celah keamanan ini hanya ada di Skype versi desktop ya, untuk Skype versi UWP dari Store tidak mempunyai celah keamanan berbahaya ini. Kaprikornus bila kau pengguna Skype di Windows 10, sebaiknya uninstall saja versi desktopnya dan ganti dengan versi UWP dari Microsoft Store.

Download Skype UWP


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Ada Celah Keamanan Berbahaya di Skype, Microsoft Enggan Memperbaikinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel