Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna Bisnis

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul  Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna Bisnis

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul Ringkasan Langkah Microsoft Selanjutnya, maka apa yang diawali oleh Nadella setahun yang kemudian semakin menyampaikan bentuknya sesudah pergantian tahun ini. Berbagai media seakan tak pernah berhenti membully Microsoft yang dikatakan mulai kehilangan tahta dan terus menerus tergerus pangsa pasarnya di dunia mobile phone. Dengan semua hantaman ini, benarkah Microsoft terhempas habis-habisan ke bumi?

Nanti dulu sodara-sodara.

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul  Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna BisnisData dari Quartz menyampaikan bahwa pendapatan Microsoft sepanjang 2015 mencapai 95 miliar dolar.

Sekedar perbandingan, pendapatan dari Apple sepanjang 2015 ‘hanya’ menyentuh angka sekitar 75 miliar dolar.

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul  Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna BisnisTentu saja kita tidak serta merta sanggup menganggap Microsoft ‘lebih sakti’ dari Apple, alasannya ini merupakan pemasukan menyeluruh (belum dipotong pengeluaran dan biaya lain-lain). Kita semua tahu bahwa kehebatan Apple yaitu mendapat net profit yang luar biasa dengan cara menjual barang berkali-kali lipat dari nilai materi dasarnya. Namun tentu saja masih sangat jauh untuk menyampaikan bahwa Microsoft tengah mengalami kejatuhan. Faktanya, dengan pergantian fokus yang dicanangkan oleh Nadella setahun lalu, Microsoft menyampaikan kecenderungan berupaya ‘menguasai’ segmen bisnis atau enterprise. Nah, berikut ini Winpoin akan memaparkan analisis mengenai berhasil merajanya Microsoft di segmen bisnis!

 

Berbagai Kontrak dengan Perusahaan Besar

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul  Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna Bisnis

Microsoft berhasil menjalin kontrak dengan banyak perusahaan besar dan inspiratif terkait penggunaan layanan dan produk Microsoft. Bahkan Hololens yang belum tepat saja sudah ‘dipesan’ oleh NASA sembari bersama Microsoft pundak membahu mengembangkan perangkat masa depan ini. Tercatat juga sepanjang 2015 kemarin, Microsoft memenangkan kontrak dengan General Electric untuk memakai langganan khusus Office 365. Selain itu, pada bulan September 2015, Microsoft berhasil memenangkan kontrak dengan Federal Aviation Administration (FAA) untuk menyediakan layanan Cloud Computing. Kontrak dengan FAA ini nilainya mencapai $108,992,884 yang sanggup mencapai sekitar $10 miliar dalam sepuluh tahun mendatang. BMW dan Coca Cola juga menjadi kepingan perusahaan terkemuka yang menjalin kerjasama dengan Microsoft untuk memanfaatkan produk dan layanan perusahaan yang bermukim di Redmont ini.

Berbagai bukti di atas menyampaikan bagaimana Microsoft terus berhasil ‘menanamkan’ aneka macam layanannya ke perusahaan-perusahaan raksasa kelas internasional yang menyampaikan bahwa Microsoft mempunyai ‘tempat istimewa’ di kalangan pengguna bisnis.

 

 

Penggunaan Produk Cloud Microsoft Menjadi Nomor Satu di Segmen Bisnis

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul  Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna Bisnis

Salah satu penyebab Nadella didapuk menjadi CEO Microsoft yaitu kesuksesannya menyebabkan layanan Cloud Microsoft menyerupai SkyDrive (sekarang OneDrive) dan Azure sebagai nomor satu. Kehebatan Nadella dalam melihat potensi Cloud memang bukan omong kosong belaka. Setelah beliau menjabat CEO, Office 365 yang dirintis Nadella semenjak 2011 pribadi mengalami peningkatan signifikan.

Sepanjang 2015, Office 365 berhasil melesat menjadi layanan produktivitas online nomor satu menyalip “saudara tua”-nya menyerupai Google Apps for Work, Box, dan Sales Force (Bahkan selisih Office 365 dengan layanan lain mungkin sanggup jadi semakin menakutkan lantaran Salesforce sedang dalam proses diakuisisi Microsoft untuk mendukung layanan Cloud mereka).

Okta menampilkan diagram bahwa Office 365 “muncul dari belakang” untuk menjadi aplikasi No. 1 yang paling sering dipakai oleh perusahaan bisnis:

1. Office 365

2. Salesforce

3. Box

4. Google Apps for Work

Ke depannya, Microsoft bahkan juga menyampaikan gelagat ingin mengakuisisi Box yang juga merupakan layanan Cloud terkenal untuk bisnis. Jika ini terjadi, maka Microsoft akan benar-benar memonopoli dunia Cloud, khususnya untuk bisnis.

 

Microsoft Memberikan Layanan dan Produk yang Memperhatikan Kebutuhan Sektor Bisnis

Kalau kau sempat membaca artikel usang dari Winpoin yang berjudul  Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna Bisnis

Tahukah kamu, resource yang dipakai oleh Microsoft untuk ‘menjaga’ keberlangsungan Office suite yaitu mencapai 40% sumber daya Microsoft (sekedar perbandingan, Windows Phone hanya dikembangkan oleh 7% sumber daya, dan Windows OS ‘hanya’ dijaga oleh 20% sumber daya). Tak heran Office merajai di segala segmen. Bahkan Apple pun harus ‘mengalah’ dengan meminta Microsoft untuk mengembangkan Office khusus untuk OSX dan iOS.

Berbagai layanan dan produk yang akhir-akhir ini dikembangkan Microsoft, menyerupai Skype for Business dan Office 365 juga dikemas dengan mindset khusus pengguna bisnis. Bahkan hardware menyerupai Surface, tentu saja memperhatikan harapan pengguna bisnis yang memerlukan perangkat tablet yang powerful dan sanggup dipakai sebagai pengganti laptop.

Mindset ini juga yang mengilhami terbentuknya fitur Continuum untuk pengguna perangkat high end Microsoft, dalam hal ini Lumia 950 dan 950 XL.

 

Kesimpulan

Berbagai fakta yang disebutkan di atas menyampaikan fokus Microsoft untuk menguasai segmen bisnis dan enterprise. Ambisi ini sudah separuh jalan tercapai. Software dan layanan Cloud Microsoft sudah menjadi yang utama dipakai di dunia bisnis. Mungkin akan lebih lengkap lagi kalau perangkat yang diproduksi Microsoft menjadi yang nomor satu juga dipakai di dunia bisnis. Namun untuk itu, Microsoft masih susah payah bersaing dengan Apple, Google, dan BlackBerry dalam hal jual perangkat khusus segmen bisnis. Dalam hal perangkat komputasi mobile menyerupai laptop, Surface pun dihadang banyak tentangan menyerupai HP, Lenovo, Asus, Dell, dan banyak perangkat hardware lainnya.


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Analisis: Bukti Bahwa Microsoft Makin Berfokus pada Pengguna Bisnis"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel