Spotify Kini Memiliki 100 Juta Pelanggan Berbayar

Spotify gres saja resmi mengumumkan bahwa jumlah pelanggan berbayar mereka telah mencapai  Spotify Kini Memiliki 100 Juta Pelanggan Berbayar

Spotify gres saja resmi mengumumkan bahwa jumlah pelanggan berbayar mereka telah mencapai angka 100 juta orang. Ini berarti nyaris dua kali lipat tentangan utamanya, Apple Music. Ini berarti juga bahwa Spotify sukses mempertahankan mahkotanya sebagai raja layanan musik streaming!

Prestasi Spotify ini agak mengejutkan sebab setahun yang lalu, Apple Music sempat mendekati jumlah pelanggan Spotify, bahkan di Amerika, jumlah pelanggan Apple Music sudah unggul dari Spotify.

Spotify pertama kali diluncurkan di Swedia pada tahun 2008. Setelah itu layanan musik streaming ini diluncurkan di Inggris dan Eropa, lanjut ke Amerika Serikat dan dunia pada tahun 2011.

Twit dari Jon Erlichman berikut mengungkap perkembangan jumlah pelanggan berbayar Spotify dari tahun ke tahun.

Uniknya, perkembangan jumlah pelanggan ini justru berbanding terbalik dengan jumlah kerugian Spotify. Entah kenapa layanan musik ini masih terus merugi. Tercatat pada bulan Maret 2019 yang lalu, Spotify mengalami kerugian sebesar USD 158 juta, jumlah yang bekerjsama sudah cukup menurun jikalau dibandingkan dengan kerugian tahun lalu. Mungkin ini sebab biaya pemeliharaan yang terus meningkat sebab Spotify juga menawarkan opsi gratisan untuk para penggunanya. Apple sendiri lebih damai untuk bersaing dengan Spotify sebab Apple Music tidak mempunyai versi gratisan. Untuk memakai layanan streaming musik dari Apple ini, kita harus membayar per bulan.

Meskipun demikian, tentu saja ini merupakan catatan faktual bagi investor yang mempercayakan modalnya pada Spotify. Setidaknya ada jaminan bahwa masa depan layanan ini akan lebih baik nantinya melihat jumlah pendapatan yang terus meningkat per tahun 2019 ini.

 

Sumber: MakeUseof


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Spotify Kini Memiliki 100 Juta Pelanggan Berbayar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel