15+ Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Browser Edge Chromium!
Buat kau yang belum tahu Microsoft bakal mematikan browser Edge yang kini — dan diganti dengan browser Edge gres berbasis Chromium. Saya udah install dan cobain ya, dan hari ini kita bakal mengulas banyak hal perihal Edge Chromium ini, mulai dari tampilan, fitur, experience, ekstensi, dan semua hal yang penting yang perlu kau ketahui perihal browser gres Microsoft ini.
NB: Subscribe channel Kepoin Tekno untuk tips dan info tekno menarik setiap hari.
1. Sudah Bisa Didownload
Jadi Microsoft Edge gres berbasis Chromium ini kini udah sanggup kau download versi insidernya. Ada dua channel yang sanggup kau pilih, pertama Dev Channel — ini terupdate seminggu sekali, lebih stabil. Kedua Canary channel, ini terupdate setiap hari, lebih up to date. Nantinya bakal ada juga versi beta, tapi kini blm ada, detailnya masih coming soon.
2. Tersedia Cross Platform
Beda dengan Microsoft Edge usang yang cuman ada buat Windows 10 aja, Edge gres berbasis Chromium ini bakal hadir juga ke Windows 7, Windows 8, Windows 8.1. bahkan juga ke macOS. Untuk Linux belum ada infonya di halaman Edge Insider ini, tetapi dengan basis Chromium harusnya Microsoft juga bakal rilis versi Linux nya.
3. Bisa Import Data
Di awal setup kau akan disuguhi dengan pilihan import data, kau sanggup import dari Google Chrome, Edge yang lama, Internet Explorer, serta juga Firefox.
4. Punya Tema Tampilan
Lalu ada tiga pilihan tampilan default, ada inspirational — dengan background BING gres setiap hari, kemudian informational dengan feed isu di sepertiga bab bawah browser, dan focused untuk background yang polosan.
5. Dilengkapi Microsoft News
Tetapi apapun tema yang kau pilih, ini sebenernya kalo kau scroll bakal ditampilin daftar isu dari Microsoft News. Sayangnya belum ada opsi untuk ngubah region isu ke Indonesia ya — mungkin gres ada di versi finalnya nanti.
6. Komposisi Mirip Chrome
Secara komponen dan komposisi Edge Chromium ini gak begitu beda dengan Google Chrome. Peletakan menu, favorites, web shortcut, user account, ini ibarat banget.
7. Tampilan Microsoft Banget
Bedanya secara tampilan atau UI, Edge ini udah Microsoft banget, jadi lebih rigid dan kotak-kotak dibandingkan Chrome yang tampil rounded. Konteks hidangan dan hidangan settings juga lebih ibarat Windows, baik itu dari warna box serta formasi icon. Begitu juga desain dari Settings yang dibentuk ibarat mirip Settings di Windows 10.
8. Punya Fitur Dark Mode
Microsoft juga sudah menyiapkan Dark Mode ya — dikala ini emang msh harus diaktifkan manual lewat flag, tetapi begitu sudah aktif, maka tampilan Edge ini menyesuaikan dengan tampilan Windows. Kalo Windows nya dark mode, edge nya juga tampil dark mode. Sweet.
9. Semua Serba Microsoft
Karena ini punya Microsoft, search engine default yang dipake tentunya ialah Bing. Ini sanggup kau ganti ya, tapi defaultnya cuman sanggup ganti dari Bing ke Twitter — atau sebaliknya. Kalo mau masukin Google harus masukin manual — at least utk dikala ini, meskipun saya yakin di versi finalnya nanti opsi Google bakal pribadi ada disini.
Kemudian lagi2 alasannya ialah ini milik Microsoft Sync Accountnya ini gak pake Google Account, tapi Microsoft Account. Buat kau yang pake Windows 10, bakal lgsg ke sync jg dengan akun di Windows 10 kamu. Untuk kini belum semua opsi sync sudah aktif — tetapi bakal terus ditambah seiring dengan pengembangannya menuju final.
10. Lebih Gesit dari Chrome
Untuk experience browsing, nggak jauh beda dengan Chrome ya, alasannya ialah pake rendering engine yang sama — meskipun dikala ini, Edge sedikit terasa lebih gesit — sanggup jadi alasannya ialah meningkatkan secara optimal yang dilakukan Microsoft, atau sanggup jadi juga alasannya ialah semua fitur memang belum ditanamkan di versi dev nya ini. (Baca: Pendapat Saya Setelah Mencoba Edge Chromium)
11. Banyak Services Chromium Dibuang
Microsoft membuang lebih dari 50 services di Chromium, sebagian besar yang berafiliasi dengan Google Services diganti dengan Microsoft Services — dan sebagian lagi dimatikan untuk optimasi. (Baca: Ada 50+ Service Yang Dimatikan atau Diganti di Microsoft Edge Berbasis Chromium)
12. Sedikit Lebih Boros RAM
Dan kau mungkin ingin tau gmn penggunaan RAM nya, dari yang saya coba utk buka tab dan website yang sama — dan sama2 tanpa ekstensi terinstall, Edge Chromium sedikit lebih boros RAM dari Chrome, gak terlalu signifikan, cuman beda beberapa puluh MB aja. Kamu sanggup liat disini perbedaannya sangat tipis. Tetapi ini versi Edge Dev yang dibandingin dengan Chrome Final. Kaprikornus belum begitu fair utk dibandingkan. Karena begitu Edge udah final, performanya sanggup jadi lebih ringan — atau sanggup jadi juga jadi lebih berat seiring dengan semakin lengkapnya fitur yang ditanamkan.
13. Bikin Web Serasa Aplikasi
Ada satu fitur menarik nih di Edge berbasis Chromium, kau sanggup install PWA dengan sangat mudah. Kaprikornus kalo kau nemu website atau web apps yang udah support PWA, kau tinggal ke Settings > Apps > dan install aja. Layaknya aplikasi, kau sanggup pin di taskbar, sanggup search di Start menu, sanggup buka secara terpisah, dan notifikasi juga sanggup tetap masuk meskipun Edge kau tutup. Ini cocok buat web apps yang belum punya aplikasi desktop — atau yang emang udah full support PWA, kau sanggup manfaatkan fitur ini.
14. Bisa Install Ekstensi Chrome
Dan kini yang paling menarik kita ngomongin ekstensinya. Di Edge yang lama, ekstensinya langka banget ya, susah cari ekstensi yang kita butuhin. Tetapi di Edge Chromium ini, semua ekstensi Chrome sanggup kau install.
Sebenarnya Edge menyiapkan Extension Store sendiri ya, tapi lagi2 isinya masih dikit. Tetapi dibawah sini ada opsi “Allow extension from other store”. Ini kalo kau aktifkan, maka kau sanggup install semua ekstensi dari Chrome Web Store. Kaprikornus di halaman manage ekstensi, sudah dibedakan antara ekstensi dari Microsoft Store dan dari Chrome Web Store.
15. Experience Mantap
So far experience pake Edge gres berbasis Chromium ini yummy ya, gak jauh beda dengan experience pake Google Chrome baik secara komposisi elemen ataupun performanya — yang membedakan ialah Edge Chromium ini udah Microsoft banget, dengan Bing sebagai search engine default dan Microsoft Account utk sync account nya, kemudian lebih terintegrasi ke Windows 10 baik secara tampilan ataupun fiturnya, dan tentunya menarik untuk kita liat versi finalnya nanti ibarat apa.
16. Masih Banyak Perbaikan
Masih ada banyak hal yang masih dikerjakan Microsoft di Edge Chromium ini, mulai dari peningkatan PDF, keawetan baterai, smooth scrolling, dan masih banyak lagi.
Sampaikan di kolom komentar kalo kau punya pendapat perihal Edge gres berbasis Chromium ini, dan kalo pengen cobain sendiri, pribadi aja download disini.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "15+ Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Browser Edge Chromium!"
Post a Comment