Cara Mengatur Startup Program di Windows 10 April 2018 Update

Resep memanajemen startup aktivitas sudah terkenal semenjak kala Windows 98. Para pengguna Windows zaman dulu memakai fitur msconfig untuk membatasi software yang eksklusif dibuka ketika komputer gres menyala. Ini akan menimbulkan PC atau laptop sanggup ‘mempersiapkan diri’ lebih cepat sesudah proses booting. Saat kala Windows 10, Microsoft sedikit mengubah cara berjalan fitur ini. Daftar aplikasi yang berjalan ketika startup dimasukkan ke Task Manager, sehingga ketika kau menjalankan perintah Windows + R dan mengetikkan msconfig, maka kau akan diminta untuk membuka Task Manager dan mengelola Startup dari situ.

Nah, semenjak kala April 2018 Update, Microsoft menimbulkan sistem ini jauh lebih simpel dan intuitif, yaitu dengan memasukkan daftar aplikasi yang dimulai ketika startup ke Settings. Untuk mengaksesnya, kau tinggal masuk ke Settings > Apps kemudian gulir ke bawah untuk menemukan Startup. Di sini kau akan menemukan daftar aplikasi kau yang eksklusif dimulai otomatis ketika komputer dinyalakan atau Startup.

Ini semua meliputi aplikasi yang menjadi background task, aktivitas yang muncul di system tray, dan aplikasi yang akan memunculkan pop-up saat kau melaksanakan proses sign in. Bahkan kau akan mendapat keterangan aplikasi mana yang termasuk High impact atau low impact pada ketika komputer menyala. Yang dimaksud high impact adalah aplikasi ini mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap waktu penyalaan komputer kamu. Sedangkan program low impact lebih ringan dan cepat dibuka pada ketika startup, sehingga tidak akan begitu kuat terhadap waktu ‘persiapan’ komputer kamu. Untuk memudahkan, terdapat juga fitur Sort by, sehingga kau sanggup mengurutkan aktivitas yang kau miliki mulai dari high impact ke low impact sehingga kau sanggup mempertimbangkan untuk eksklusif menyalakan aktivitas itu ketika komputer dimulai atau tidak.
Dengan fitur ini, kau sanggup eksklusif mematikan fitur-fitur yang tidak kau inginkan untuk eksklusif dimulai pada ketika startup untuk mempercepat waktu booting dan persiapan komputer kamu. Cukup klik tombol toggle ke off untuk mematikan aplikasi tersebut. Namun kau perlu memperhatikan sikap aplikasi kau dan manfaatnya. Misalnya kau bekerja dengan banyak PC atau laptop, dan sangat memerlukan fitur Dropbox untuk menjaga biar file-file kau tetap sinkron satu antar perangkat. Dalam hal ini, akan tidak bijaksana jikalau kau mematikan Dropbox. Okelah komputer kau akan menyala lebih cepat (mungkin hanya beberapa milidetik), tapi kau akan kesulitan alasannya file kau yang berada di Dropbox tidak eksklusif sinkron. Kamu perlu mengklik dan meminta Dropbox untuk menyinkronkan file kau dulu alih-alih membiarkan semuanya berlangsung secara otomatis sehingga meringankan pekerjaan kamu.
Upaya perubahan ke arah yang lebih intuitif ini patut diapresiasi. Kini lebih gampang untuk memantau aplikasi mana yang eksklusif dimulai dan berjalan di latar belakang. Punya tips lain terkait Startup aplikasi? Sumbangkan wawasan kau di kolom komentar!
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Cara Mengatur Startup Program di Windows 10 April 2018 Update"
Post a Comment