Mengenal Site Isolation: Fitur Keamanan Terbaru di Google Chrome

Chrome terbaru (Chrome 63) sudah dirilis dan membawa fitur keamanan gres yang berjulukan Site Isolation. Fitur ini sempat menjadi kontroversi alasannya yaitu dianggap sebagai biang semakin borosnya penggunaan RAM oleh Google Chrome. (Baca: Benarkah Chrome Terbaru Lebih Boros RAM..?? )
Kini WinPoin akan jelaskan apa itu fitur Site Isolation di Chrome, apa manfaatnya, dan bagaimana cara mengaktifkannya.
Apa itu Site Isolation
Site Isolation yaitu fitur gres di Chrome 63 yang memungkinkan setiap tab berjalan pada proses render yang terpisah. Masing-masing proses render ini terisolasi didalam sebuah sandbox yang tidak mempunyai kanal eksklusif terhadap perangkat, disk, network, dsb.
Manfaat Site Isolation
Jika Site Isolation diaktifkan, maka ada beberapa manfaat yang bakal kau dapatkan:
- Kamu masih tetap sanggup browsing dan membuka banyak sekali tab lainnya meskipun ada satu tab mengalami crash, alasannya yaitu masing-masing tab berjalan pada proses render yang berbeda.
- Masing-masing tab berjalan di sandbox sehingga mempersulit attacker mengakses perangkat, file system, settings, ekstensi, dan sebagainya.
- Eksploit di satu tab tidak akan sanggup menginfeksi tab lainnya, alasannya yaitu masing-masing website terisolasi dari tab lainnya.
Jadi dengan mengaktfikan Site Isolation, maka kau akan jauh lebih kondusif dari serangan:
- Cross-site cookies dan HTML5
- Cross-site HTML, XML, dan JSON
- Pencurian password yang tersimpan
- Penyalahgunaan permission dari satu website untuk website lainnya
- Serangan X-Frame-Options
- Cross-site elemen DOM via bug UXSS
- dan masih banyak lagi
Kekurangan Site Isolation
Karena mengisolasi masing-masing tab website di proses render yang berbeda, jikalau diaktifkan fitur Site Isolation ini bakal melonjakkan penggunaan RAM oleh Google Chrome sampai 10-20%. Selain semakin borosnya RAM, tidak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan.
Cara Mengaktifkan Site Isolation di Google Chrome
Sebenarnya sebagai pengguna rumahan kau tidak perlu mengaktifkan fitur Site Isolation ini. Fitur keamanan ini sebetulnya ditujukan lebih untuk kalangan enterprise. Tetapi jikalau kau ingin menikmatinya juga, berikut ini yaitu cara mengaktifkan Site Isolation Google Chrome di PC Windows.
Ketikan chrome://flags/#enable-site-per-process di URL kafetaria Google Chrome, kemudian pilih Enable.

Jika sudah restart browser Chrome, dan fitur Site Isolation sudah aktif.
Kamu sekarang sanggup mendapat keamanan ekstra dengan lonjakan 10-20% penggunaan RAM sebagai gantinya. Jika RAM di PC kau melimpah, tidak ada salahnya mengaktifkan fitur ini untuk keamanan maksimal ketika browsing memakai Chrome.
Hasil Pengujian
WinPoin sudah membandingkan bagaimana efek fitur Site Isolation ini terhadap penggunaan RAM. Dengan fitur Site Isolation aktif, membuka satu tab Chrome menghabiskan memory 228.8 MB RAM.

Sedangkan dengan fitur Site Isolation non-aktif, satu tab Chrome hanya menghabiskan 129.4MB RAM saja.

Lalu dengan fitur Site Isolation aktif, membuka 4 tab Chrome menghabiskan memory 349.5MB RAM

Sedangkan dengan fitur Site Isolation non-aktif, 4 tab Chrome hanya menghabiskan memory 280.5MB RAM

Perbedaan penggunaan RAM ini sungguh sangat nyata. Kaprikornus pastikan kau tetapkan mengaktifkannya hanya jikalau kapasitas RAM di PC kau melimpah.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Mengenal Site Isolation: Fitur Keamanan Terbaru di Google Chrome"
Post a Comment