Ada Konten Porno di WhatsApp, Kominfo: Hapus atau Blokir!

Konten berbau pornografi muncul di aplikasi pesan instan Ada Konten Porno di WhatsApp, Kominfo: Hapus atau Blokir!Konten berbau pornografi muncul di aplikasi pesan instan, WhatsApp. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mendesak WhatsApp segera menghapus atau diambil langkah tegas. Apa kata WhatsApp?

Konten porno ini ditemukan pada pencarian gambar bergerak atau GIF yang ada pada WhatsApp. Pihak WhatsApp sendiri menyampaikan bahwa gambar bergerak tersebut dihadirkan oleh pihak ketiga.

“Di Indonesia, WhatsApp memungkinkan orang untuk mencari GIF dengan memakai layanan pihak ketiga. Kami tidak dapat memonitor GIF di WhatsApp sebab konten di WhatsApp mempunyai enkripsi end-to-end,” kata juru bicara WhatsApp dalam wawancaranya kepada Detik.

Diketahui ada dua layanan yang menyediakan gambar bergerak atau GIF kepada pengguna WhatsApp, yakni Giphy dan Tenor. Pengguna WhatsApp sendiri hanya perlu mengetik kata pencarian tertentu untuk mendapat gambar mesum berbentuk GIF. Keduanya menjadi asal problem ini.

Baca Juga:

Kominfo ketika ini telah melaksanakan pemblokiran terhadap enam Domain Name System (DNS), ialah tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com.

“Kami sudah melaksanakan pemblokiran per tadi pagi. Kita sudah memblokir ada 6 DNS sudah dikirimkan kepada para operator untuk dilakukan pemblokiran,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

Facebook, selaku induk dari WhatsApp, dikatakan tengah membahas problem ini kepada layanan pihak ketiga yang menyuplai gambar GIF di aplikasi tersebut.

Kominfo: Hapus, atau WhatsApp Diblokir!

Dikatakan Semuel, Facebook dilarang membiarkan terkait konten porno di aplikasi miliknya, WhatsApp meski layanan GIF tersebut bukan buatan WhatsApp.

“Meski itu dari pihak ketiga, WhatsApp dilarang lepas tangan sebab itu ada di dalam platform mereka. WhatsApp harus segera membersihkannya, bila tidak diblokir,” ujar Semuel.

Kominfo mengancam WhatsApp dengan mengambil langkah tegas terkait temuan konten porno ini. Kominfo akan memperlihatkan pemberitahuan pertama kepada WhatsApp pada Minggu malam atau Senin dini hari.

“Kalau tidak ada respons dan belum membersihkan kontennya selama 2 x 24 jam, itu hingga Rabu artinya, ya kita blokir, mau itu versi aplikasi maupun website-nya,” tegas semuel.

Pemerintah melalui Kemkominfo sekarang masih punya banyak PR terkait konten pornografi di internet. Masih ada banyak situs web yang mempunyai konten pornografi yang tak kunjung diblokir. Semoga saja Pemerintah tidak pilah-pilih.

Apa komentar kamu?

via Detik, 2, 3


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Ada Konten Porno di WhatsApp, Kominfo: Hapus atau Blokir!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel