Tips Mengoptimalkan Lumia 1020 untuk Menangkap Gerak

Nothing Else Come Close
Pada masa kejayaannya, Lumia 1020 menyandang slogan tersebut dengan bangga, alasannya memang seakan tidak ada smartphone lain yang ‘dapat mendekati’ kemampuan kameranya, apalagi kalau kita berbicara problem sensor yang disematkan pada kamera ponsel. Namun tak butuh waktu usang bagi para pesaing Nokia untuk berfokus pada apa yang menjadi kelemahan Windows Phone yang unik ini: kecepatan shutter speed dan pascapemrosesan foto.
Lumia 1020 mempunyai ketajaman gambar yang susah dicari tandingannya, lossless zoom yang memungkinkan kau memotret objek dengan detail, serta PureView Technology yang menimbulkan gambar tetap jernih di situasi minim cahaya, namun shutter speed-nya sangat lambat. Ketika memotret sebuah objek yang bergerak, kau harus memperhitungkan sekitar sedetik atau dua detik ke depan untuk mendapat hasil yang sempurna – Ditambah lagi kau masih harus menunggu beberapa detik untuk pemrosesan sebelum bisa menjepretkan kameramu kembali. Tidak problem untuk still photography atau fotografi objek diam. Tapi kalau kau ingin memotret objek bergerak atau momen tertentu, tanpa latihan khusus dijamin kau akan lebih sering kehilangan momen. Nah, untuk membantu Lumia 1020 memotret objek bergerak, ada tips yang bisa kau manfaatkan!
Selain kamera, lensa, dan teknologi pengolahan yang mumpuni, Lumia 1020 mempunyai satu lagi senjata: Xenon flash! Blitz milik Lumia 1020 hampir sama besarnya dengan kamera asli. Dengan lampu pendukung seterang itu, kau bisa mengompensasi kelambatan shutter speed, sehingga kau bisa memakai kecepatan tertinggi shutter speed untuk menangkap objek bergerak.
Ingat kembali dasar-dasar fotografi: Semakin lambat shutter speed, berarti semakin banyak cahaya masuk, sehingga foto akan semakin terang. Sebaliknya, semakin cepat shutter speed, berarti cahaya yang masuk akan semakin sedikit, sehingga foto akan semakin gelap. Namun ini bukan problem kalau kau memotret sebuah objek memakai flash yang sangat terang. Sedikitnya cahaya yang masuk akan digantikan oleh lampu kilat perangkatmu.
Lalu bagaimana komposisi terbaik untuk melaksanakan hal ini? Blogger dan Enthusiast Windows Phone yang saya kagumi, Steve Litchfield, melakukan penelitian terkait banyak sekali komposisi paduan shutter speed dan Xenon flash, sehingga mendapat hasil terbaik untuk memotret objek bergerak.

Penelitiannya menemukan fakta bahwa, kalau kau ingin memanfaatkan Lumia 1020 untuk menangkap objek bergerak yang tidak ekstrim – Dalam artian hanya untuk ‘membekukan’ gerakan normal binatang atau manusia, dalam situasi cahaya yang cukup, maka yang terbaik ialah menyetel shutter speed kau di angka 1/125. Oya, jangan hingga lupa untuk mengaktifkan flash, alasannya inilah yang berperan besar dalam membantu kau ‘menghentikan’ gerakan objek yang ingin kau ambil gambarnya.
Bagaimana setting lainnya? Jangan khawatir, sehabis kau mengatur shutter speed di angka tersebut, pengaturan lain seperti ISO, white balance dan sebagainya akan menyesuaikan secara otomatis. Kamu tinggal mengatur fokus untuk memotret objekmu. Pengaturan fokus ini pun akan lebih gampang alasannya LED yang menyala sanggup menimbulkan kau mengunci fokus lebih cepat. Oya, kau mungkin akan melihat ikon lain (seperti ISO) menjadi merah, ini bukan masalah. Algoritma software kamera akan mengikuti keadaan dan mengatur komposisi ISO yang sempurna untuk pengaturan shutter speed yang kau tetapkan.
Satu tips lagi, kalau kau ingin lebih cepat mengambil gambar, maka fixed focus bisa membantu kamu. Jika kau sudah punya asumsi jarak objek yang akan kau ambil gambarnya, maka memasang fokus secara manual di jarak tertentu akan menimbulkan kamera kau bisa mengambil gambar lebih cepat (karena beliau tidak perlu lagi memproses fokus).
Shutter speed 1/125 didukung oleh Xenon flash serta pengaturan fokus yang baik akan memungkinkan kau mengambil gambar objek bergerak yang lebih tajam dan jernih. Saya melaksanakan percobaan untuk memotret banyak sekali objek bergerak dengan komposisi tersebut, dan kau sanggup melihat alhasil pada galeri foto di bawah ini.
Nah, dengan trik tersebut, kau akan sedikit mengatasi kelemahan Lumia 1020 untuk mengambil gambar objek bergerak secara tepat. Dengan demikian, kau sanggup lebih mengoptimalkan perangkat dengan hardware kamera luar biasa ini. Punya tips lain untuk sukses memotret objek bergerak dengan nyaman? Sumbangkan pendapat kau di kolom komentar!

Sumber:
How to take sharper, crisper Xenon flash photos on the Lumia 1020
Sumber: https://winpoin.com/



0 Response to "Tips Mengoptimalkan Lumia 1020 untuk Menangkap Gerak"
Post a Comment