Nikmatnya Chatting Pake Franz, Semua Messenger Ngumpul Jadi Satu

Teman pada ngumpul di WhatsApp, WeChat, Telegram, dan FB Messenger. Team pada ngantor di Slack. Partner dan klien meetingnya di Skype. Agar tak ketinggalan update, biasanya saya buka aplikasi native nya satu per satu. Duh..banyak juga ya?
Tetapi sejak kenal sama Franz hal itu tidak lagi saya lakukan.
Franz kali ini bukanlah nama sobat atau tetangga sebelah rumah (ya, ada sih anak tetangga berjulukan Franz, tetapi Franz yang saya bahas disini terang bukan dia).
Franz yang saya maksud ialah nama dari Messenger Client, yang sebetulnya masih terbilang baru, tetapi bermasa depan cerah. Bagaimana tidak, dalam satu aplikasi ini kau dapat mengumpulkan 23 layanan messenger terkenal menjadi satu (dan tampaknya akan terus bertambah alasannya ialah developer Franz cukup aktif mengembangkannya).

Chat jadi lebih simple…

Dengan Franz kini chatting multi-messenger di desktop jadi lebih simple. Kalo dulu saya membuka masing-masing native apps menyerupai Slack, WhatsApp, Skype, dan browser untuk FB Messenger, kini saya cukup pake Franz saja.
Hemat resorce…

Dengan membuka hanya satu aplikasi saja untuk chat di banyak sekali layanan messenger, resource PC dapat dihemat. Kini kau tinggal klik tab untuk berpindah dari satu messenger ke messenger lainnya.
Saat ini banyak sekali layanan messenger terkenal seperti:
- Skype
- FB Messenger
- Telegram
- Slack
- SteamChat
- Hangouts
- dan masih banyak lagi
Bahkan Gmail dan Outlook juga sudah dapat dipakai di Franz.
Aplikasi messenger terkenal di Indonesia yang terlihat masih bolos ialah Line dan BBM.
Download Franz
Buat kau pengguna Windows, Franz dapat didownload secara gratis disini
Menariknya Franz tersedia juga untuk OS lainnya menyerupai Linux dan OS X. Makara kau tetap dapat menikmati Franz dimanapun kau berada.
Kudos untuk developer Franz yang sudah menciptakan hidup di abad multi-messenger jadi lebih mudah.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Nikmatnya Chatting Pake Franz, Semua Messenger Ngumpul Jadi Satu"
Post a Comment