4 Alasan Kenapa Microsoft Sebaiknya Menggratiskan Windows 10 Selamanya

Microsoft memutuskan untuk mengakhiri masa upgrade gratis untuk pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 yang memenuhi syarat pada tangga; 29 Juli 2016. Meskipun kegiatan gratis upgrade tersebut berlangsung selama satu tahun, nyatanya Windows 10 masih belum sanggup mengalahkan pangsa pasar adonan Windows 7 dan Windows 8.1.
Windows 7 masih saja menjadi sistem operasi paling terkenal di dunia dengan penguasaan pangsa pasar sekitar 47%. Gabungan Windows 8 dan Windows 8.1 yaitu 10% pangsa pasar. Sementara Windows 10 hanya meraih 20% pangsa pasar dalam 1 tahun. Sisanya masih merupakan pengguna Windows XP.
Windows 10 sanggup dibilang merupakan produk yang sanggup berpotensi sukses. Bukan cuma ajuan upgrade gratis untuk menarik pengguna melaksanakan upgrade, tapi juga alasannya yaitu Windows 10 merupakan salah satu dari ekosistem “One Windows” yang merupakan adonan dari Windows 10 di PC, Tablet, Smartphone, dan perangkat konsol.
Oleh karenanya, banyak opini yang pertanda bahwa upgrade Windows 10 seharusnya harus gratis untuk selamanya. Apa saja alasannya?
Sistem Operasi Kebanyakan Gratis
Bisa dibilang, dikala ini hanya Windows saja yang merupakan sistem operasi berbayar untuk pengguna konsumer. Jika pengguna ingin memakai Windows, maka caranya yaitu dengan jalan membeli lisensinya. Berbeda dengan bermacam-macam distro Linux yang sanggup kau gunakan secara gratis. Kamu sanggup beli mesin komputer/laptop apapun dan kau bebas memakai distro Linux sesuka kamu, dan gratis.
Bagaimana dengan OS X? Well, entah berbayar apa gratis, yang terang kau tidak akan pernah sanggup membeli lisensi OS X kecuali membeli komputer Mac. OS X bersifat proprietary, alias teknologi ini hanya boleh dipakai di produk tertentu saja, dalam kasus ini OS X hanya boleh dipakai di produk Mac saja. OS X sanggup dibilang gratis dipakai di komputer Mac, meskipun harga komputer Mac nggak ada yang murah :( .
Pengguna Malas Membayar Biaya Upgrade
Coba deh, meskipun contohnya harga upgrade itu murah apakah kau akan tetap mau membayarnya? Sebagian besar orang sih nggak bakalan mau hehehe. Ada beberapa alasan mengapa pengguna kebanyakan malas untuk melaksanakan upgrade berbayar meskipun harganya mungkin jauh lebih murah.
Pertama, alasannya yaitu mereka sudah nyaman dengan yang usang *eh. Maksudnya, untuk apa pakai yang gres dan berbayar, bila yang usang saja masih lezat *ugh.
Untungnya di masa Windows 10 Microsoft sudah sangat paham dengan psikologi ini, sehingga mereka menggratiskan upgrade Windows 10 selama setahun penuh bagi pengguna Windows 7 dan Windows 8.1.
Sayangnya terhitung semenjak 29 Juli 2016 kemudian ajuan upgrade gratis ini sudah berakhir, meskipun ada beberapa cara yang sanggup kau lakukan untuk tetap mendapatkannya secara cuma-cuma. (Baca: Cara untuk Mendapatkan Upgrade Windows 10 Secara Gratis)
Agar Tetap Kompetitif
Berapa waktu yang dibutuhkan Windows 7 untuk mengungguli Windows XP? Cukup lama, dan kebanyakan ditopang dari penjualan PC baru. Jika hanya mengandalkan upgrade berbayar (meskipun murah), produk tersebut akan sulit berkompetisi bahkan berkompetisi dengan saudaranya sendiri.
Windows 7 masih sangat kompetitif dari segala sisi, sedangkan potensi profit Windows 10 bergotong-royong secara teori jauh melebihi Windows 7. Ketersediaan Windows Store, proteksi fitur bisnis untuk profesional IT dan perusahaan, dan lain-lain terang akan menghasilkan uang lebih besar untuk Microsoft. Jika adopsi Windows 10 lambat, laba juga akan semakin usang untuk diraih.
Ubah Strategi
Saat ini Microsoft memakai taktik yang membatasi upgrade gratis selama 1 tahun. Teorinya sih, pengguna akan berbondong-bondong untuk upgrade alasannya yaitu upgrade gratis ini berbatas waktu. Hasil yang diperlukan sebagian besar pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 akan segera upgrade ke Windows 10 di tahun pertama perilisannya.
Kenyataannya pengguna butuh waktu untuk meyakinkan diri bahwa Windows 10 yaitu produk yang tepat. Bisnis juga tidak sanggup serta merta pribadi mengubah diri. Microsoft juga tampaknya masih ingin memanfaatkan model bisnis lamanya, yaitu lisensi dan upgrade yang berbayar alasannya yaitu Microsoft yakin bahwa Windows 10 akan sukses.
Oleh karenanya, rasanya kurang mantab jika model bisnis menyerupai ini masih dipertahankan. Jika ingin kompetitif, maka upgrade Windows 10 seharusnya digratiskan. Keuntungan lain niscaya akan tiba bila Windows 10 diadopsi oleh sebagian besar pengguna Windows di dunia.
Misalnya dari Windows Store. Jika Windows 10 segera mendominasi market, ditambah dengan konsep universal apps di Windows Store yang sanggup berjalan di semua jenis device Windows mulai dari smartphone, tablet, laptop, desktop, Xbox, sampai HoloLens, ekosistem di Windows Store bakal sangat menarik bagi developer. Alhasil problem minimnya apps di Windows Store bakal segera teratasi, termasuk bagi Windows 10 Mobile.
Rasanya ini bisa menjadi win-win solution bagi Microsoft, developer, maupun seluruh pengguna Windows di dunia.
Nah, itu tadi yaitu 4 alasan kenapa Microsoft sebaiknya menggratiskan upgrade Windows 10 selamanya. Perlu diketahui bahwa ini yaitu jalan masuk Editorial, jadi semua poin ini merupakan opini dan pendapat saya pribadi.
Bagaimana dengan kamu, ada pendapat lain?
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "4 Alasan Kenapa Microsoft Sebaiknya Menggratiskan Windows 10 Selamanya"
Post a Comment