7 Alasan Kenapa Windows Enterprise Tidak Cocok untuk Pengguna Rumahan

Tidak sedikit dari pengguna Windows (terutama yang pake license pak tani) menginstall Windows Enterprise untuk penggunaan harian. Biasanya sih mereka berpikir alasannya yaitu Enterprise ini merupakan versi Windows paling mahal, maka versi inilah yang paling keren dan paling sepakat buat dipake.
Serius, meskipun harganya lebih mahal..bukan berarti Windows Enterprise lebih baik untuk pengguna rumahan. Bahkan alasannya yaitu tidak didesain untuk pengguna rumahan, bukannya lebih lezat tetapi malah ada banyak kekurangan yang kau dapatkan.
Berikut ini yaitu 7 alasan kenapa Windows Enterprise tidak cocok untuk pengguna rumahan
7. Didesain untuk Enterprise, Bukan Rumahan
Bukan tanpa alasan kenapa Microsoft memperlihatkan nama Enterprise di versi Windows Enterprise. Hal ini alasannya yaitu memang Windows Enterprise diperuntukkan bagi perusahaan atau perkantoran, yang tentunya secara fitur dan keamanan telah diubahsuaikan dengan kebutuhan enterprise.
Menggunakan Windows Enterprise untuk pemakaian harian di rumah tidaklah pas, kecuali kalau kau memang karyawan perusahaan yang memang memerlukan fitur khusus di device BYOD (Bring Your Own Device) yang kau miliki untuk keperluan kantor.
6. Banyak Fitur yang Tidak Terpakai
Karena didesain untuk kalangan perusahaan dan enterprise, maka Windows Enterprise pun dilengkapi fitur-fitur spesifik untuk perusahaan yang seringkali tidak terpakai untuk penggunaan rumahan.
Misalnya saja fitur BranchCache Networking, AppLocker Security, atau Start Screen Controlvii yang sering dipakai di perusahaan, tetapi tidak terlalu berkhasiat untuk pemakaian harian di rumah.
5. Lebih Berat di Resource
Memiliki lebih banyak fitur dan lebih secure tentunya memerlukan resource yang lebih besar. Alhasil Windows Enterprise sanggup jadi lebih berat daripada Windows versi lainnya.
Lalu untuk apa memakai OS yang lebih berat alasannya yaitu menjalankan fitur yang jarang — bahkan tidak pernah kita pakai? Tentunya itu akan menjadi pemborosan resource saja.
4. Lebih Mahal
Dengan fitur yang lebih lengkap, security khusus untuk perusahaan, dan pertolongan support kelas enterprise, harga Windows Enterprise jauh lebih mahal dibandingkan Windows versi lainnya. Apalagi memang Microsoft menargetkan penghasilan terbesar mereka berasal dari kalangan Enterprise, harganya tentu beda dengan Windows versi lainnya.
Buat apa kita membayar lebih mahal untuk fitur dan secutity ekstra yang tidak kita perlukan?
3. Tidak Dijual Eceran (Retail)
Berbeda dengan Windows versi lainnya, Windows Enterprise tidak tersedia secara retail. Artinya kau tidak sanggup membeli Windows Enterprise ini secara eceran, untuk memperolehnya perusahaan harus melaksanakan pembelian secara massal melalui Volume License.
Oleh alasannya yaitu itu kalau ada pengguna rumahan yang PC nya memakai Windows Enterprise, menarik untuk diketahui dari mana license tersebut berasal — apakah memang lisensi original (MSDN / Technet) atau malah license pak tani.
2. Update Fitur Terlambat
Karena didesain untuk enterprise dan perusahaan yang lebih mengutamakan stabilitas daripada fitur yang up-to-date, Windows Enterprise seringkali terlambat mendapat update fitur baru.
Update fitur seringkali gres hadir ke Windows Enterprise sehabis fitur tersebut benar-benar stabil, sudah usang rilis ke pengguna umum dan tidak bermasalah, bahkan sanggup jadi tidak dirilis sama sekali (yup, contohnya saja tidak semua Windows 10 Enterprise bakal mendapat Microsoft Edge).
1. Tidak Bisa Upgrade Gratis ke Windows 10
Karena diperuntukkan bagi kalangan Enterprise yang berduit, tentu Windows Enterprise tidak sanggup menikmati banyak sekali harga promo bagi pengguna rumahan — contohnya saja promo upgrade gratis ke Windows 10.
Seperti yang kita ketahui bahwa 29 Juli 2015 besok Windows 10 Final akan dirilis, dan pengguna Windows 7 serta Windows 8.1 sanggup melaksanakan upgrade gratis. (Baca juga: 18 Hal Penting Seputar Upgrade Gratis Windows 10 yang Wajib Kamu Ketahui)
Dan sanggup ditebak pengguna Windows Enterprise tidak sanggup ikut menikmati promo ini, kecuali kalau punya Software Assurance yang aktif. (Dan ngomong-ngomong Windows Enterprise memang untuk kalangan perusahaan berdompet tebal, yang tampaknya tidak memerlukan promo gratisan semacam ini)
Itulah 7 alasan yang menciptakan Windows Enterprise tidak cocok dipakai oleh pengguna rumahan dan pemakaian harian. Untuk itu bagi kau yang memakai Windows untuk keperluan sehari-hari (sekolah, kuliah, nge-game, online, dsb), kita sarankan memakai Windows non-enterprise. Selain lebih terjangkau harganya, lebih pas fiturnya, lebih irit resource PC, dan lebih up-to-date terhadap fitur baru, kau juga sanggup menikmati banyak sekali promo Istimewa dari Microsoft untuk konsumen rumahan.
Bagaimana, masih berpikir untuk memakai Windows Enterprise di rumah?
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "7 Alasan Kenapa Windows Enterprise Tidak Cocok untuk Pengguna Rumahan"
Post a Comment