Hands-on Browser Terbaru Microsoft — Project Spartan

Bagi kau yang mengikuti perkembangan Windows 10 pasti sudah tidak absurd lagi dengan browser Spartan. Browser gres buatan Microsoft ini memang dilengkapi dengan aneka macam fitur yang bahkan belum dimiliki oleh browser terkenal lainnya. Sayangnya sampai di Windows 10 Preview build terbaru ketika ini browser Spartan belum juga terlihat kemunculannya.
Namun salah seorang Most Valuable Member (MVM) Forum WinPoin — Jazz, berhasil melaksanakan hands-on terhadap Browser Spartan tersebut. Berikut ini ialah hasil review yang beliau publikasikan secara langsung di Forum WinPoin:
Spartan di Start Menu

Untuk ketika ini browser Spartan masih memakai nama Project Spartan dengan icon biru bergambar globe di tengahnya. Sama menyerupai aplikasi dan software lainnya, browser Spartan sanggup diakses melalui Start Menu ataupun di Pin di taskbar.

Spartan Ketika Dibuka

Ketika gres saja dibuka maka kau akan disuguhi dengan tampilan browser yang clean dengan dominasi warna putih. Ada beberapa sajian navigasi menyerupai Action menu, Pen, Feedback, dan Advanced Menu. Namun sayangnya sajian Pen masih belum final pengembangannya dan belum sanggup dipakai sampai ketika ini.
Advanced Menu

Di dalam Advanced Menu terdapat beberapa opsi menyerupai Zoom page, Share, Find on page, dan Settings.
Settings

Ketika dibuka, tampilan settings bakal menunjukkan aneka macam opsi pengaturan menyerupai “Show favorite bar”, “Detect Phone Numbers”, dan “Enable smartscreen Filter”. Kamu juga sanggup mengubah mode Reading menyerupai “Style” dan “Font Size”
Action Menu

Ketik membuka sajian Action, maka kau sanggup langsung mengakses daftar bookmark, reading list, history, dan view downloads. Namun sayangnya untuk ketika ini fitur history dan view download masih belum sanggup digunakan.
Bookmark

Shortcut bookmark CTRL + D juga belum sanggup dipakai di browser Spartan ketika ini.
Reading List

Selain bookmark, dengan Spartan kau juga sanggup memasukkan halaman website ke dalam Reading List. Ini sanggup kau manfaatkan untuk menyimpan aneka macam halaman website yang penting dan bermanfaat.
Download File

Meskipun sudah sanggup dipakai untuk mendownload, namun untuk ketika ini tampilan halaman detail download (view downloading) masih belum sanggup diakses.
Reading Mode

Inilah salah satu fitur unggulan Spartan — Reading Mode. Kamu sanggup membaca halaman website dengan lebih nyaman bila memakai mode ini.
Feedback

Karena masih dalam fase preview, browser Spartan juga dilengkapi dengan fitur Feedback untuk mengumpulkan saran dan laporan dari penggunannya.
Penggunaan Resource Memory Spartan

Untuk ketika ini browser Spartan masih terlihat banyak memakan resource CPU dan memory. Hal ini masih sangat masuk akal alasannya memang pengembangan browser Spartan masih belum final sepenuhnya.
Beberapa Bugs:

Di versi ini masih ada beberapa bugs dan fitur Spartan yang sudah muncul tapi belum sanggup digunakan, antara lain:
- Fitur Pen tidak sanggup diakses
- Developer Tools belum aktif
- Media Streaming menyerupai video YouTube bakal berhenti ketika Spartan diminimize
- Pop-up yang muncul dihilangkan, harus melaksanakan Esc beberapa kali
- Belum sanggup Save password
- History dan View Download belum sanggup diakses
- Shortcut bookmark Ctrl + D belum sanggup digunakan
- Masih boros resource RAM dan CPU
Untuk review dan detail browser Spartan selengkapnya bisa langsung kau lihat di Forum WinPoin. Kamu juga sanggup langsung bertanya di thread tersebut bila ada hal lain seputar browser Spartan yang ingin kau ketahui lebih lanjut.
Dari review diatas, pengembangan browser Spartan yang leaked melalui Windows 10 Build 10014 sudah terlihat 40% selesai. Tentunya di build internal terbaru ketika ini Spartan sudah jauh lebih baik lagi dan mungkin bakal siap dirilis di Windows 10 Build selanjutnya.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Hands-on Browser Terbaru Microsoft — Project Spartan"
Post a Comment