Satya Nadella Membela Kerjasama Microsoft dengan Militer

Kemarin Winpoin mengabarkan perihal protes karyawan Microsoft terkait penggunaan HoloLens untuk kepentingan militer. Boss Microsoft, Satya Nadella, yang sedang berada di arena MWC 2019 Barcelona menanggapi keluhan karyawan tersebut dalam sebuah wawancara dengan CNN. Satya antara lain menyatakan bahwa Microsoft telah mengambil sebuah ‘keputusan prinsipil’ untuk mendukung ‘institusi yang berjuang mempertahankan kemerdekaan yang dinikmati Amerika’. Namun demikian, Microsoft akan bersikap transparan dalam tindak lanjut kontrak dengan militer AS tersebut, serta akan mendiskusikan hal ini lebih lanjut dengan semua karyawan, biar semua orang merasa nyaman.
Seperti yang diberitakan November lalu, Microsoft menyepakati kontrak senilai USD 479 juta untuk memasok HoloLens dalam kepentingan pembinaan militer serta simulasi perang tingkat lanjut. Dengan demikian, prajurit militer AS akan mempunyai kemampuan lebih baik dalam mengambil keputusan.
“Kami telah mengambil keputusan prinsipil bahwa kami tidak akan menahan teknologi dari forum yang telah kami pilih secara demokrasi untuk melindungi kemerdekaan yang kita nikmati ketika ini,” demikian kata Nadella dalam wawancaranya dengan CNN Business di program MWC tersebut.
CNN dalam hal ini mengungkap bahwa bergotong-royong ini bukan pertama kali Microsoft menjual peralatan tersebut untuk kepentingan militer. Sebelumnya perangkat HoloLens ini juga telah dibeli dalam jumlah besar oleh militer Israel. Selain untuk kepentingan latihan perang, perangkat ini juga akan dimanfaatkan di bidang medis biar para dokter sanggup mengambil keputusan lebih cepat dan lebih baik dalam menghadapi suatu kasus medis. Hanya saja, dengan militer AS, Microsoft terikat oleh sebuah kontrak langsung sehingga pengembangan lanjutan HoloLens dan juga tunjangan penuh Microsoft akan dinikmati oleh militer AS.
Ini mengatakan betapa andalnya perangkat mixed reality buatan Microsoft ini. Nampaknya butuh waktu usang bagi pesaingnya, menyerupai Magic Leap untuk mencapai tataran yang telah dicapai oleh Microsoft.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Satya Nadella Membela Kerjasama Microsoft dengan Militer"
Post a Comment