Setelah Berjuang Lawan Kanker Ketiga, Paul Allen Meninggal Dunia

 sekaligus sahabat masa kecil Bill Gates mungkin masuk di antara sedikit orang yang berhasil Setelah Berjuang Lawan Kanker Ketiga, Paul Allen Meninggal Dunia

Paul Allen, Co-Founder Microsoft, sekaligus sahabat masa kecil Bill Gates mungkin masuk di antara sedikit orang yang berhasil menjalani kehidupan penuh impian. Menjadi salah satu orang terkaya di dunia, berwisata ke antariksa beberapa kali, menggali kapal perang kuno dari dasar bahari untuk melengkapi museumnya, membangun pesawat terbang terbesar di dunia untuk mengangkut roket, nge-band dengan para musisi ternama – itu gres sedikit di antara banyak hal dari daftar harapan yang berhasil dicentang Paul Allen. Namun mantan programmer yang juga bersama Bill Gates mengerjakan BASIC ini, akibatnya beristirahat dengan hening sesudah berjuang melawan kanker non-Hodgkin lymphoma – penyakit serupa yang pernah menyerangnya di tahun 2009.

Tanggal 1 Oktober yang lalu, Allen mengumumkan bahwa beliau kembali terjangkit kanker yang dulu pernah dikalahkannya satu dekade lalu.

Saat itu banyak orang di dunia, terutama dari kalangan teknologi mendoakan perjuangannya serta mengharapkan kesembuhannya. Namun nampaknya kali ini Paul Allen tidak bertahan.

Allen yaitu orang pertama yang diajak Bill Gates untuk mendirikan Microsoft. Bahkan Gates jugalah yang mengajaknya drop out demi menyebarkan perusahaan yang sekarang menjadi ladang multimiliar dolar tersebut. “Hati aku terasa hancur oleh meninggalnya salah satu sahabat terlama dan tersayang saya, Paul Allen,” ujar Bill dalam pernyataan resminya kemarin.

Meskipun kalah tenar dengan Bill Gates, Paul Allen mempunyai peranan penting dalam pengembangan PC di simpulan 70-an. Saat itu komputer berukuran sangat besar dan terlalu mahal untuk konsumen umum. Dengan program-program yang ditulisnya, Paul Allen memungkinkan sebuah mesin komputer dijalankan dengan software pihak ketiga. Paul Allen jugalah yang mengusulkan nama “Microsoft” – Konon asal kata Microsoft adalah, alasannya pada ketika itu beliau dan Bill menulis jadwal untuk komputer yang berukuran lebih kecil (micro).

“Selama delapan tahun awal Microsoft, kebanyakan perusahaan berjalan menurut ide-ide saya. Bill akan menguji pandangan gres saya, dan biasanya aku menyodorkan lebih dari 10 pandangan gres yang akan dipakainya salah satu. Dia mempunyai nalar yang anggun untuk menyidik alur pandangan gres saya,” ujar Allen kepada Guardian dalam sebuah wawancara di tahun 2011. “Dalam hal penjualan dan pemilihan staf, Bill memang lebih hebat dan bersemangat, jadi kami saling melengkapi satu sama lain.”

“Kontribusi Paul Allen terhadap perusahaan kami, industri kami, serta komunitas kami tidak tergantikan,” ujar CEO Microsoft Satya Nadella. “Sebagai kawan pendiri Microsoft, dalam caranya yang hening tapi persisten, beliau membuat produk-produk ajaib, pengalaman dan institusi yang mapan, dan dalam melaksanakan hal tersebut, beliau mengubah dunia.”

Beberapa direktur perusahaan teknologi raksasa lain juga mengucapkan perpisahan kepada salah satu ikon Silicon Valley tersebut.

“Kita kehilangan seorang penggagas teknologi hari ini – terima kasih Paul Allen untuk bantuan Anda yang luar biasa terhadap dunia melalui hasil kerja dan kegiatan amal Anda,” ujar Sundar Pichai, CEO Google.

CEO Apple, Tim Cook, mengungkapkan dukacitanya: “Industri kita telah kehilangan seorang pionir, dan dunia telah kehilangan sebuah kekuatan kebaikan. Dukacita kami yang mendalam bagi teman-teman Paul, keluarga, dan semua orang di Microsoft.”

Selama beberapa dekade ini, selain dikenal sebagai pengusaha, Paul Allen juga telah menyumbangkan lebih dari USD 2 miliar untuk aneka macam macam kegiatan positif menyerupai kesehatan laut, upaya mengatasi kurangnya daerah tinggal untuk warga, dan meningkatkan penelitian ilmiah. Salah satu peninggalan uniknya yaitu beberapa museum budaya pop yang sering jadi jujugan masyarakat di seluruh Amerika, bahkan mungkin juga dunia.

Selamat jalan dan berbahagia di dunia yang baru, Paul Allen.

 

 

Sumber: TheGuardian, CNBC


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Setelah Berjuang Lawan Kanker Ketiga, Paul Allen Meninggal Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel