Microsoft Apps di iOS Versus Android
Beralih ke platform lain tentu saja bukan merupakan suatu hal yang mudah. Banyak hal yang memengaruhi pertimbangan dalam menentukan platform tertentu, belum lagi pilihan perangkat mobile yang ingin digunakan. Jika kau semua tadinya yakni pengguna platform mobile Microsoft (Windows Phone atau Windows 10 Mobile), tentu kau sedikit banyak sudah terbiasa dengan banyak sekali aplikasi Microsoft di platform mobile Microsoft dan jikalau berganti platform, menginginkan pengalaman yang kurang lebih sama atau bahkan lebih baik. Oleh alasannya yakni itu saya tertarik untuk membandingkan pengalaman saya dalam memakai banyak sekali aplikasi milik Microsoft di iOS dan Android sebagai perhiasan isu dan wawasan bagi teman-teman semua yang ingin berganti platform, namun masih galau memilihnya. Mungkin alasannya yakni terbiasa memakai platform Microsoft, maka aplikasi dari Microsoft sanggup dijadikan salah satu faktor penentu keputusan bagi teman-teman semua.
Perbandingan Microsoft Apps iOS vs Android
Berikut ini saya sampaikan ulasan beberapa aplikasi Microsoft yang paling sering saya gunakan di iOS dan Android untuk dijadikan pertimbangan bagi teman-teman yang menginginkan pengalaman optimal dengan aplikasi Microsoft sehabis raksasa software ini tidak lagi melanjutkan proyek Windows Phone miliknya.
1| Skype
Untuk Skype, baik untuk iOS maupun Android, kelihatannya mempunyai pengalaman pengguna yang serupa. UI keduanya nyaris menyerupai total, hanya saja untuk Android, tombol New Message terletak di sudut kanan bawah sehingga memudahkan untuk dijangkau bagi orang yang hobi memakai perangkat dengan satu tangan. Perbedaan lain mungkin terletak pada gestur untuk kembali ke halaman sebelumnya (back). Jika di Android, kita sanggup menekan tombol Back, sementara di iOS, kita harus melaksanakan swipe dari kiri ke kanan (seperti umumnya aplikasi iOS).
2| Microsoft Office
Microsoft Office mempunyai UI yang sangat serupa baik untuk iOS maupun Android. Saya nyaris tidak mencicipi perbedaan pengalaman dikala memakai Word, Excel, ataupun PowerPoint baik di perangkat iOS maupun Android. Namun mungkin ada satu pembeda besar.
Jika kau yakni tipe pekerja mobile yang sering bekerja di mana saja dan harus memakai MS Office nyaris full-time di perangkat seluler, maka perangkat Android akan menunjukkan satu kelebihan yaitu: support mouse! Jika kau mempunyai mouse Bluetooth, maka kau sanggup menyambungkannya dengan perangkat Android kau dan memperlakukannya menyerupai sebuah mini-PC. Alat penunjuk yang akurat menyerupai mouse ini akan sangat membantu ketika kau harus berpindah-pindah halaman dengan cepat di MS Word, atau berpindah kolom dan baris dikala memakai Excel. Perangkat iOS, bahkan termasuk iPad generasi terbaru sekalipun memang sengaja dibentuk tidak support mouse. Kamu hanya sanggup mengandalkan sentuhan jari untuk menavigasi MS Office, dan tentu saja ini tidak akan seakurat dikala memakai mouse!
3| OneNote
Untuk OneNote, tidak ada perbedaan yang berarti pada UI. Pengalaman pengoperasian aplikasi catatan andalan Microsoft ini juga tidak mempunyai perbedaan yang berarti antara iOS dan Android. Sinkronisasi juga berjalan sangat tepat dengan versi PC. Untuk OneNote, berdasarkan pendapat saya pribadi, keduanya berimbang.
4| Microsoft To-Do
Microsoft To-Do merupakan aplikasi To-Do List andalan Microsoft. Kekuatan aplikasi ini yakni pada sinkronisasi antar perangkat dan administrasi kiprah yang mudah, mendukung produktivitas. Dari hasil penelitian saya, UI di iOS dan Android tidak berbeda, dan bahkan fiturnya pun sama.
Trivia: Microsoft To-Do di Windows 10 Mobile malah lebih baik dibandingkan iOS dan Android alasannya yakni mempunyai Dark Theme. Aplikasi di iOS dan Android belum mempunyai fitur ini, namun dijanjikan Microsoft akan siap dalam waktu yang tidak usang lagi.
5| SwiftKey
Untuk SwiftKey, tidak diragukan lagi: Versi Android lebih superior. Mengapa demikian? Ini alasannya yakni batasan yang ditetapkan oleh Apple sendiri untuk aplikasi keyboard. Pada dasarnya, Apple masih ‘setengah hati’ mengizinkan pihak ketiga untuk ikut serta dalam pengalaman keyboard iOS. Hasilnya? Saat ingin mengetik, seringkali yang keluar bukan SwiftKey, tapi keyboard bawaan iOS. Dalam banyak situasi, sering juga SwiftKey ‘menghilang’ entah kemana dan digantikan keyboard asli. Prediksi yang menjadi andalan SwiftKey juga tidak se-powerful di Android. Belum lagi jikalau kita bicara fitur, banyak fitur SwiftKey Android yang tidak hadir ke iOS.
6| OneDrive
Untuk OneDrive, meskipun sedikit berbeda, keduanya tertata rapi dan mempunyai fitur yang serupa. OneDrive (dan produk Cloud lain) memang merupakan salah satu produk andalan Microsoft yang menimbulkan raksasa Redmond ini mencapai pertumbuhan profit yang signifikan. Kamu akan mendapati pengalaman yang anggun baik memakai OneDrive di iOS maupun Android. Keduanya sanggup dipakai sebagai sarana penyimpanan file alternatif sehingga kau sanggup mengaksesnya dari mana saja.
7| Microsoft Edge
Untuk Edge, kembali Android meraih keunggulan mutlak. Wajar saja, alasannya yakni untuk region Indonesia, Microsoft belum mengizinkan Edge untuk di-download di perangkat iOS. Sementara itu, Edge di Android sudah usang sanggup dipakai meski memakai region Indonesia. Jika kau yakni penggemar berat aplikasi-aplikasi buatan Microsoft dan juga pengguna setia Windows 10, maka memakai Edge mobile akan membantu keberlanjutan pengalaman pengguna kamu. Aktivitas kau di Edge mobile akan masuk ke Timeline sehingga sanggup kau lanjutkan di PC nantinya.
8| Microsoft Outlook
Untuk Outlook, saya mendapati bahwa Outlook di iOS sedikit lebih baik. Ini masuk akal alasannya yakni Outlook di iOS intinya yakni sebuah aplikasi email usang yang sudah sangat terkenal (Acompli) yang di re-branded. Banyak fitur yang sudah semenjak usang ada di iOS, namun baru-baru saja dikejar di Android. Selain itu, pemformatan email, penyimpanan file dan menyatakan kesiapan hadir lewat pengelola email otomatis lebih gampang dilakukan pada Outlook di iOS.
9| Microsoft Translator
Microsoft Translator mempunyai fitur yang kurang lebih serupa, baik untuk iOS maupun Android. Kamu tidak akan menemui perbedaan yang signifikan baik dikala memakai aplikasi ini di iOS, maupun di Android.
10| Microsoft Launcher
Oke ini jelas-jelas kemenangan mutlak Android. Adanya Microsoft Launcher tentu saja menunjukkan pengalaman pengguna yang khas bagi penggemar Microsoft yang dikala ini memakai Android. Selain gampang men-download aplikasi Microsoft lainnya melalui Microsoft Launcher, kau juga sanggup mencicipi interaksi aplikasi yang khas jikalau memakai Launcher ini. Sayang seribu sayang, pengalaman serupa tidak sanggup dinikmati di iOS alasannya yakni tentu saja perangkat iOS tidak mengenal konsep ‘launcher’ sama sekali.
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, perlu kita akui bahwa pengalaman memakai banyak sekali aplikasi Microsoft banyak yang lebih unggul di Android. Sistem Android yang terbuka menimbulkan Microsoft lebih gampang menyesuaikan pengalaman aplikasi-aplikasi dasar Microsoft ke sistem Android. Sebenarnya lebih banyak lagi aplikasi Microsoft yang sanggup diulas. Untuk October 2018 Update mendatang, bahkan Android akan sanggup memakai aplikasi baru: Your Phone, yang akan memudahkan pengguna berkirim SMS eksklusif dari PC yang terhubung ke perangkat Android.
Melihat fakta ini, jikalau memang teman-teman yakni ‘mantan’ pengguna Windows 10 Mobile dan ingin mencicipi pengalaman yang baik dengan aneka aplikasi buatan Microsoft, Android nampaknya sebuah pilihan yang lebih relevan. Tapi tentu saja bukan itu saja alasan kita untuk menentukan sebuah platform. Banyak hal lain yang menjadi pertimbangan, dan saya harapkan teman-teman semua mendapat yang terbaik!
Punya pendapat lain mengenai pengalaman memakai aplikasi Microsoft di platform iOS dan Android? Tuangkan pendapat kau di kolom komentar!
Sumber: https://winpoin.com/









0 Response to "Microsoft Apps di iOS Versus Android"
Post a Comment