Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface 3. Beberapa pembaruan diberikan oleh Microsoft terhadap perangkat ini, termasuk juga aspek rasio layar baru, yaitu 3:2 (2160 x 1440). Pada awalnya ini terlihat janggal alasannya pada umumnya laptop dan monitor mempunyai aspek rasio 16:9 atau 4:3. Microsoft meneruskan kesuksesan penetapan aspek rasio ini sampai ke Surface Book 2 dan Surface Laptop. Sebenarnya apa yang menjadi keistimewaan aspek rasio layar ini?

 

Perbedaan Berbagai Aspek Rasio

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1

Laptop secara umum memakai aspek rasio 16:9 yang ‘ramah sinema’. Ini memungkinkan kau memanfaatkan lebar layar dengan sangat pas dikala memutar film. Sedang untuk monitor, bentuk variannya lebih banyak lagi. Ada yang memakai rasio aspek 4:3 atau bahkan mungkin 21:9 yang sangat lebar dan memudahkan kau untuk menjajarkan dua software untuk berjalan bersamaan.

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1
via WindowsCentral & Hubpages

Dari denah tersebut terlihat bahwa monitor, HDTV dan smartphone juga sering memakai rasio 16:9. Rasio 3:2 lebih sering dipakai dalam kamera DSLR. Sementara itu ukuran Macbook biasanya memakai aspek rasio 16:10 yang menjadikannya unik.

 

Mengapa Microsoft Memilih Rasio 3:2?

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1

Pertimbangan Microsoft menentukan rasio aspek ini yaitu alasannya 3:2 merupakan kompromi yang sempurna antara 4:3 dan 16:9 (keduanya merupakan aspek rasio umum untuk buku dan media). Dengan kata lain, Microsoft berupaya menghadirkan solusi yang mengakibatkan perangkat terasa menyerupai buku dan media.

Rasio ini juga mempunyai laba tersendiri, yang mana dikala kita memfungsikan layar monitor sebagai reader untuk e-book dalam kondisi portrait, maka perangkat dengan resolusi 3:2 akan mendapat persentase cakupan tampilan paling luas (mencapai 98,4%). Info ini saya temukan dalam website milik Chuwi.

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1

Aspek rasio 3:2 juga memungkinkan kita melihat lebih banyak konten, lebih pas dikala dipegang dan dimanfaatkan sebagai media consumption. Beberapa blogger teknologi juga memperlihatkan analisis bahwa aspek rasio 3:2 memungkinkan perangkat lebih ekonomis energi alasannya tidak terlalu banyak ‘ruang kosong’ yang terbuang sehingga daya yang dialirkan ke layar monitor lebih efisien.

 

Mengapa tidak semua manufaktur setuju?

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1
via Huawei

Setelah Surface Book 2 dan Surface Laptop yang memakai aspek rasio 3:2, Huawei yaitu salah satu produsen yang ikut memakai aspek rasio tersebut pada perangkat terbarunya: Matebook X. Namun produsen lainnya belum memperlihatkan gejala akan mengikuti. Mengapa demikian? Perubahan aspek rasio tentu saja berarti merombak total desain. Produsen harus menyesuaikan posisi keyboard, hardware internal, dan banyak lagi. Ini merupakan sebuah eksperimen yang cukup mahal. Apalagi jikalau produsen sudah mempunyai perangkat yang dicintai konsumen, contohnya Lenovo dengan X1 dan Yoga atau Dell dengan Latitude atau XPS. Tidak gampang untuk mengubah sesuatu yang sudah sedemikian diterima oleh banyak orang. Belum lagi siklus produksi bakal semakin berat jikalau produsen sembarangan mengubah aspek rasio perangkatnya.

 

Kesimpulan

Bukan kebetulan jikalau Microsoft Surface mulai laku semenjak periode Surface  Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1

Dari pengalaman saya, memang aspek rasio 3:2 untuk laptop memperlihatkan pengalaman gres yang menyenangkan. Terutama dikala saya beralih dari mode laptop ke tablet. Pengalamannya kurang lebih hampir sama menyerupai memegang iPad yang disebut-sebut sebagai tablet terbaik di pasar dikala ini, namun tentu saja keterbatasan aplikasi dan perbedaan fitur mengakibatkan Surface Pro 3 tidak senyaman iPad dikala difungsikan sebagai tablet. Kelebihan Surface yang lebih optimal sebagai laptop memperlihatkan dimensi tersendiri ketika saya gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu dalam bentuk laptop, perangkat dengan dimensi 3:2 juga nyaman untuk digunakan, meskipun dalam membuka dua software berdampingan (dengan metode split screen) tidak senyaman 16:9 yang memungkinkan view lebih luas dan lengkap. Dengan aspek rasio ini, meskipun mempunyai ukuran bentang layar 12.3 inci, saya dengan gampang memasukkan Surface Pro 3 milik saya ke dalam tas kecil yang biasa saya gunakan untuk membawa iPad yang resminya berukuran 9.7 inci.

Aspek rasio ini patut untuk dicoba untuk produsen alasannya dengan banyaknya perangkat, maka ini memungkinkan konsumen mendapat pengalaman gres yang bakal menjadi pembeda antara perangkat Microsoft dengan lainnya. Microsoft sanggup jadi akan melanjutkan penggunaan aspek rasio ini di perangkat mendatang, kemungkinan juga perangkat Andromeda yang rencananya sanggup dipakai sebagai ‘buku catatan’ digital!

 

 

Referensi:

Rubino, Daniel. 2018. Why it’s time for PC makers to embrace 3:2 displaysWindowsCentral


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Mengapa Aspek Rasio 3:2 Adalah yang Terbaik untuk 2-in-1"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel