Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

Sejak awal rilisnya, interface metro yang muncul di Windows 8, disertai Live Tile, mengundang banyak perdebatan, baik di kalangan internal Microsoft maupun dunia secara keseluruhan. Meskipun mungkin keberadaannya belum dianggap dunia sebagai ‘fitur terobosan’ yang mengubah dunia, namun setidaknya kita bisa setuju bahwa Live Tile telah menjadi ‘fitur pembeda’ antara Microsoft dengan kompetitornya. Para pengguna Windows Phone 7, 8, dan berlanjut ke Windows 10 Mobile mungkin menganggap interface ini sebagai sesuatu yang unik dan layak dicintai. Ini mengakibatkan interaksi kita terhadap smartphone sangat berbeda dengan OS smartphone lain di pasaran. Namun apakah desktop memerlukan fitur semacam ini? Dengan gagalnya Windows 8 secara komersial, mengapa Microsoft seakan bersikukuh untuk tetap memakai Live Tile di Windows 10 desktop?

Saya tertarik untuk mengulas hal ini alasannya yaitu beberapa sobat menyatakan kepada aku bahwa mereka tidak memahami keputusan Microsoft untuk mempertahankan konsep Live Tile ini, bahkan beberapa sobat juga menyatakan bahwa Live Tile tidak mempunyai kegunaan dalam konteks desktop. Saya mempunyai argumen tersendiri wacana mengapa Microsoft mempertahankan Live Tile di desktop, dan berdasarkan aku ini yaitu keputusan yang tepat!

 

Visi “One Microsoft”

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?
via Technobuffalo

Menelusuri riwayat Live Tile tidak sanggup dipisahkan dari visi One Microsoft yang dicetuskan pada masa Steve Ballmer. Pada dikala itu, divisi Microsoft terlalu banyak dengan ragam produk yang begitu besar untuk sebuah perusahaan. Xbox, Windows Mobile, dan aneka ragam PC gres sedikit di antara keseluruhan produk Microsoft pada masa kepemimpinan Ballmer.

“One Microsoft” menyiratkan bahwa semua divisi harus mempunyai saling keterkaitan dengan sebuah ‘inti’ yang menyatukannya. Semua produk Microsoft harus mempunyai “DNA” yang sama. Dari sini kemudian Microsoft merintis OS yang mempunyai satu inti dan menyebarkan kesamaan karakter.

Live Tile, atau khususnya tampilan metro, sudah dirintis pada dikala Microsoft sudah sukses dengan Xbox pada sekitar tahun 2006. Microsoft untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menjual 77,2 juta konsol Xbox sekaligus menjadi pesaing terdekat Sony Playstation dalam konsol game. Pada dikala itu, tampilan metro di Xbox menjadi salah satu elemen unik yang menarik perhatian pengguna. Tampilan metro ini ‘dipinjam’ Microsoft untuk divisi ponselnya, sesuai dengan visi “One Microsoft” yang mana produk Microsoft ke depannya harus mempunyai abjad dan identitas yang serupa.

Microsoft kemudian merilis OS mobile yang kemudian dengan semangat gres mengganti nama Windows Mobile menjadi Windows Phone, dengan mengandalkan tampilan metro dan Live Tile – konsep sebuah tile yang sanggup menampilkan informasi sekilas wacana aplikasi terkait, disertai animasi flip yang unik. Live Tile sukses menjadi ‘pembeda’ Windows Phone dengan ponsel OS lain di tahun 2009-2010.

Microsoft berupaya melanjutkan kesuksesan ini ke dunia desktop dengan visi unik, sebuah perangkat yang bisa berfungsi sebagai desktop, maupun tablet. Kenapa tablet? Untuk memahami keputusan Microsoft ini kita perlu melaksanakan flashback ke tahun 2010. Microsoft bahwasanya sudah usang ‘merindukan’ untuk menciptakan perangkat berbentuk tablet. Bill Gates bahwasanya yaitu orang pertama yang mempunyai visi ini pada awal tahun 2000. Sayangnya, tablet berbasis Windows XP buatan Microsoft pada dikala itu masih underpowered – tidak begitu anggun dan baterainya tidak bisa bertahan lama. Tahun 2010, Apple merilis iPad untuk pertama kalinya, dan membuka pasar untuk perangkat tablet. Dan nyatanya memang Apple bisa selama bertahun-tahun memimpin dalam penjualan kategori perangkat ini. Microsoft mempunyai visi yang lebih ‘serakah’ dan futuristik: Bagaimana bila sebuah tablet disatukan dengan desktop?

Visi tersebut diwujudkan dalam bentuk Windows 8! OS Microsoft ini didesain biar ramah terhadap sentuhan, bisa dijalankan sebagai desktop dan tablet – sekaligus memproduksi perangkat yang bisa memamerkan kelebihan OS tersebut: Microsoft Surface. Perangkat ini sanggup berfungsi sebagai PC murni, juga difungsikan sebagai tablet bila tidak memakai keyboard. Tampilan Metro dan Live Tile merupakan salah satu unsur tak terpisahkan dari Windows 8.

 

Manfaat Live Tile di Windows 8 – Windows 10

Awal peluncuran Windows 8 memang terlihat menjanjikan. Live Tile dipuji sebagai desain yang intuitif (mudah digunakan) dan futuristik.

Sayangnya, konsumen beropini lain. Konsep desktop yang sudah dijalani pengguna semenjak masa Windows pertama terlalu erat melekat, sehingga banyak orang kebingungan dengan tampilan gres OS Windows. Apalagi bagi mereka yang tidak menginstal Windows 8 di perangkat berlayar sentuh. Mereka kesulitan memahami tampilan desktop yang terasa tumpang tindih tersebut (Windows 8 mempunyai interface desktop biasa dan juga tampilan metro yang muncul bila kau menekan tombol Start sajian di keyboard).

Padahal kekuatan utama OS ini yaitu dikala memakai perangkat tablet. Interface Windows 8 secara otomatis beradaptasi sehingga kau akan melihat kumpulan tile yang sudah diatur sebelumnya, memudahkan untuk mengakses aplikasi yang diinginkan.

Setelah mendengar keluhan konsumen, Microsoft jadinya mengubah konsep tampilan Metro. Dengan visi “One OS for All Device”, Microsoft merilis Windows 10 yang mempunyai satu abjad inti untuk keseluruhan perangkat. Sebagai pelengkapnya, Microsoft juga memperlihatkan konsep UWP (Universal Windows Platform) yaitu arsitektur aplikasi homogen yang dibentuk oleh Microsoft. Dengan bagan ini, Microsoft berharap adanya keseragaman tampilan untuk semua produk yang memakai OS dari Microsoft.

Windows 10 sendiri disusun dengan menggabungkan unsur-unsur Windows 7, yaitu tampilan desktop, namun bila kita menekan tombol start menu, maka kita mendapat ‘kolom’ daerah kita bisa memasang Live Tile. Kenapa Microsoft bersikeras memasangkan Live Tile ini dalam konsep desktopnya?

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

Jawabannya: Selain sebagai nilai pembeda, Microsoft juga memudahkan perangkat beralih ke sistem tablet. Tampilan metro Live Tile ini memudahkan kita memakai perangkat sebagai tablet dan mendukung konsep ‘ramah sentuhan’ bila kita memakai layar sentuh (oke, dengan kotak-kotak segede Gaban itu, kecil kemungkinan kita salah mengetuk ikon bila dibandingkan dengan ikon kecil).

 

Manfaat Live Tile di Windows 10 Desktop

Lalu apa manfaat Live Tile di Windows 10 Desktop? Seperti yang sempat aku singgung, ini memudahkan kau memakai ‘laptop modern’. Yang aku maksudkan dengan laptop modern di sini yaitu konsep laptop 2-in-1 yang akhir-akhir ini terkenal ditawarkan oleh Microsoft. Sebuah laptop yang dengan gampang mengubah interfacenya menjadi tablet. Dalam mode desktop, kau bisa mengatur tampilan start sajian ala Windows 7.

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

Bahkan lebih ekstrim lagi, bila diharapkan kau sanggup menghilangkan seluruh live tile untuk menjadikannya benar-benar menyerupai dengan versi desktop Windows 7. Akan tetapi kau bisa mengambil manfaat keberadaan Live Tile di Start Menu ini untuk meletakkan aplikasi yang paling sering kau gunakan, sehingga kau sanggup melihat sekilas informasi, menyerupai contohnya email terbaru. Bagi saya, aplikasi to do list (dalam hal ini aku menggunakan 2Day) dan Calendar yaitu yang paling aku butuhkan alasannya yaitu aku perlu menilik jadwal kerja atau kesepakatan temu selanjutnya.

Nah, dikala mengubah orientasi ke mode tablet, maka Live Tile akan tampil dalam bentuk full screen dan memudahkan kita mengakses aplikasi yang dibutuhkan dengan cepat dan ramah sentuhan. Kita mustahil ‘salah pencet’ dengan tombol sebesar itu.

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

Interface ini juga berdasarkan aku memudahkan untuk melihat informasi yang ada dalam aplikasi. Biasanya dalam mode tablet, aku sering memanfaatkannya untuk kegiatan multimedia (menonton video atau membaca artikel), sehingga informasi sekilas yang ditampilkan dari Live Tile, selain keren juga sangat membantu. Jika kau memakai aplikasi pengiriman pesan dan media sosial, aplikasi tersebut juga akan menampilkan informasi penting menyerupai siapa yang sedang mention kau di Twitter atau video terbaru dari YouTuber favorit kamu. Live Tile memungkinkan kau mengaksesnya dengan mudah.

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

 

Bagaimana Jika Tidak Suka Live Tile?

Namun demikian, pilihannya terletak pada kamu. Mungkin beberapa orang membeli perangkat desktop dan hanya ingin berfokus pada desktop saja, bukan fungsionalitas yang lain. Jika kau tidak menyukai Live Tile, kau bebas mengustomisasi tampilan Start Menu kau biar lebih minim menampilkan Live Tile dengan mengklik Settings > Personalization > Start

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

Bahkan kau juga mempunyai kebebasan untuk mematikan informasi yang berada di Live Tile bila tidak ingin menampilkannya.

 interface metro yang muncul di Windows  Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?

Atau malah mungkin menghapus Live Tile sepenuhnya? Itu yaitu hak kamu. Windows 10 mengatakan pilihan yang luas untuk melaksanakan hal tersebut.

 

Kesimpulan

Keberadaan Live Tile di Windows 10 merupakan lanjutan dari visi yang dicetuskan Microsoft semenjak masa Windows Phone dan Windows 8. Konsep ini ditujukan untuk mengatakan keleluasaan bagi perangkat yang sanggup berubah fungsi menjadi tablet untuk sanggup bekerja secara optimal.

Selain itu Live Tile juga menampilkan kilasan informasi yang bermanfaat bila kau sanggup menggunakannya secara optimal untuk keperluan keseharian kamu. Dalam kasus saya, keberadaan Live Tile ini memudahkan aku mengontrol email, menilik jadwal kerja, kiprah yang harus diselesaikan, serta juga menyoroti aplikasi-aplikasi yang penting dan sering aku gunakan.

Mungkin pengalaman kau berbeda, dan yaitu masuk akal bila kau tidak menyukai Live Tile. Namun demikian, beberapa orang terperinci mengambil manfaat dari keberadaan konsep ini. Bagaimana pengalaman kau memakai Live Tile di desktop? Tuangkan opini kau di kolom komentar.

 


Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Mengapa Live Tile Eksis di Desktop Windows 10?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel