Kelebihan dan Kekurangan Laptop Windows 10 ARM

Hari ini secara resmi Microsoft dan Qualcomm memamerkan laptop Windows 10 ARM generasi pertama, yaitu Asus NovaGO dan HP Envy x2. Dan sanggup ditebak, berbagai brand PC lainnya bakal segera berbondong-bondong merilis laptop ARM juga. Lalu apa kelebihan dan kekurangan laptop Windows 10 ARM yang ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon dibandingkan dengan laptop tradisional yang memakai prosesor x86 milik Intel dan AMD?
Kelebihan 1: Baterai Jauh Lebih Awet
Qualcomm Snapdragon secara khusus didesain untuk perangkat mobile dan tidak menghasilkan panas berlebih, sehingga tidak memerlukan cooling fan. Dipadukan dengan nature chip ARM yang lebih mengutamakan irit energi, laptop Windows 10 ARM mempunyai ketahanan baterai yang jauh lebih awet.
Sebagai pola HP Envy x2 sanggup menyala hingga 20 jam, sedangkan Asus NovaGO malah lebih usang lagi dengan 22 jam pemakaian. Keawetan baterai ini 2 – 4 kali lebih usang dibandingkan dengan laptop non-ARM.
Kelebihan 2: Siap Digunakan Kapan Saja
Kamu sanggup memperlakukan laptop Windows 10 ARM ini layaknya ponsel / smartphone. Kaprikornus kau tidak perlu shutdown menyerupai laptop pada umumnya. Saat menekan tombol power, laptop eksklusif siap digunakan.
Selain itu bila laptop pada umumnya akan otomatis masuk ke mode sleep sehabis tidak dipakai dalam jangka waktu tertentu, atau ketika layar ditutup. Laptop ARM tidak demikian. Laptop ARM ini selalu on dan melaksanakan pengecekan email, notifikasi, dan lain sebagainya. Persis menyerupai smartphone yang biasa kita gunakan.
Kelebihan 3: Selalu Terhubung Internet
Berbeda dengan laptop pada umumnya, laptop Windows 10 ARM dilengkapi dengan santunan eSIM dan Nano SIM, yang memungkinkan kau terus terhubung dengan internet melalui LTE. Saat ini laptop ARM menyerupai ASUS NovaGO dan HP Envy x2 dilengkapi dengan modem Snapdragon X16 LTE yang mendukung kecepatan transfer up to 1Gbps.
Kelebihan 4: Ringan, Tipis, dan Ringkas
Karena tidak memakai cooling fan prosesor, desain laptop ARM juga sanggup dibentuk lebih tipis dan lebih ringan dari laptop kebanyakan. Sebagai pola HP Envy x2 yang berupa laptop hybrid, tebalnya hanya 6,9mm dengan berat 680 gram. Sedangkan ASUS NovaGO yang berupa laptop mempunyai ketebalan 1,52cm dengan berat 1,41 kg.
Namun demikian tentu dengan aneka macam kelebihan tersebut ada kompensasi kekurangan yang dimiliki oleh laptop Windows 10 ARM, berikut yaitu beberapa diantaranya:
Kekurangan #1: Performa
Kekurangan pertama tentu performa. Kamu harus paham bahwa fokus dari laptop ARM bukanlah performa tinggi, melainkan mobilitas dan produktivitas mobile. Dengan penggunakan Qualcomm Snapdragon yang notabene didesain sebagai prosesor mobile yang irit energi, performanya tentu tidak sekencang laptop berprosesor x86.
Belum lagi untuk sanggup menjalankan aplikasi desktop x86 di ARM, Windows 10 memakai emulasi yang tentu ada konsekuensi penurunan performa ketika menjalankannya.
Jadi bila performa yang kau cari, laptop konvensional dengan prosesor x86 tetap pilihan terbaik. Tetapi bila mobilitas, keawetan baterai, dan juga always connected yang kau cari, maka laptop Windows 10 ARM sanggup menjadi pilihan tepat.
Kekurangan #2: Harga
Sebenarnya mahal dan murah itu relatif. Tetapi alasannya masih gres dan minim pesaing, harga laptop Windows 10 ARM masih terbilang tinggi. ASUS NovaGO misalnya, dijual dengan harga mulai dari 8,1 hingga 10,8 jutaan rupiah.
Tingginya harga menjadi hal yang masuk akal untuk sebuah teknologi yang gres diadopsi. Biasanya harga akan lebih bersaing seiring dengan semakin banyaknya manufaktur yang merilis Laptop Windows 10 ARM ini.
Selain ASUS dan HP, aneka macam brand terkenal lain — termasuk Xiaomi siap merilis laptop Windows 10 ARM. Sehingga kau sanggup berharap persaingan dan perang harga akan menciptakan bandrol harga laptop Windows 10 ARM semakin kompetitif.
Kekurangan 3: Windows 10 S
Defaultnya laptop ARM ini hadir dengan Windows 10 S. Meskipun manufaktur memperlihatkan opsi untuk upgrade gratis ke Windows 10 Pro, tetapi terbatas hingga waktu tertentu. Misalkan saja ASUS NovaGO hadir dengan Windows 10 S dan sanggup upgrade gratis ke Windows 10 Pro hanya hingga 30 September 2018 saja.
Berbagai laptop ARM kedepannya kemungkinan besar juga bakal menerapkan hal yang sama, memakai Windows 10 S — dengan atau tanpa opsi upgrade gratis ke Windows 10 Pro.
Secara fungsi dan tampilan, Windows 10 S sesungguhnya tidak berbeda dengan versi Windows lainnya. Tetapi dengan batasan hanya sanggup menjalankan aplikasi dari Microsoft Store, ditambah dengan masih sedikitnya aplikasi terkenal di Store, menciptakan Windows 10 S terasa inferior dibanding varian Windows 10 lainnya.
Jadi sebelum tetapkan beli laptop Windows 10 ARM kau perlu tahu apakah laptop yang kau beli dibekali opsi upgrade gratis ke Windows 10 Pro atau tidak. Jika tidak, maka kau harus bersiap memakai Windows yang terbatas untuk menjalankan aplikasi dari Store saja.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan laptop Windows 10 ARM. Dengan kelebihan dan kekurangan tersebut, apakah kau tertarik beralih dari laptop konvensional ke ARM? Bagikan pendapat kau disini.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Kelebihan dan Kekurangan Laptop Windows 10 ARM"
Post a Comment