Penting: Ada Malware Berbahaya Tertanam di CCleaner

Jika kau memakai CCleaner di Windows, kau harus tahu ini. Hampir selama sebulan penuh hacker telah berhasil menyusup ke server distribusi download Piriform, memodifikasi file CCleaner 5.33.6162 dan CCleaner Cloud 1.07.3191, kemudian menanamkan malware dan backdoor berbahaya kedalamnya.
Begitu ketahuan, Piriform (yang sekarang jadi milik AVAST) memang eksklusif gerak cepat dengan merilis update CCleaner dan CCleaner Cloud yang higienis dan aman. Namun efek dari serangan yang berlangsung semenjak 15 Agustus 2017 sampai 15 September 2017 tersebut menciptakan ada sekitar 2.27 juta pengguna CCleaner yang menjadi korban.
Malware ini juga bukan malware biasa. Makara malware pertama yang ditanamkan akan mencuri data-data penting pengguna yang menjadi korban seperti:
- Nama komputer
- Daftar software terinstall
- Daftar update Windows terinstall
- Daftar process yang berjalan
- MAC address network adapter yang digunakan
- serta warta lain ibarat apakah PC berjalan dengan privilege administrator, berapa bit OS, dsb
Jangan remehkan detail warta yang dicuri diatas, alasannya ialah dengan warta tersebut sang hacker sudah lebih dari cukup untuk mengetahui kondisi PC target, dan dapat memikirkan serangan akurat apa yang akan dilontarkan dikala tertarik dengan PC tertentu.
Dan ternyata tidak berhenti disitu, malware tingkat pertama ini juga menjadi backdoor untuk ditanamkannya malware tingkat kedua. Malware tingkat kedua ini lebih berbahaya lagi serta bukan menargetkan pengguna biasa, melainkan corporate besar yang mempunyai jumlah pengguna besar.
Malware pertama di CCleaner akan mendeteksi apakah komputer yang beliau benjol merupakan komputer milik perusahaan besar atau tidak, jikalau ternyata milik perusahaan besar, maka malware kedua akan ditanamkan. Malware kedua ini jauh lebih kompleks dan dapat dipakai oleh attacker untuk mengirimkan perintah atau mengakses PC korban dari jarak jauh.
Microsoft, Gmail, Cisco, VMware, Intel, Sony, Samsung, HTC, Epson, sampai Linksys dan Dlink turut menjadi sasaran utama. Bahkan ada 540 sistem pemerintahan dan 51 bank di seluruh dunia yang juga dijadikan target.

Melihat banyaknya pengguna yang menjadi korban, ditambah begitu populernya CCleaner di Indonesia, bukan mustahil kau menjadi salah satu diantaranya. Untuk itu pastikan kau ikuti panduan Bagaimana Cara Melindungi PC dari Malware CCleaner ini untuk menghindarinya.
via piriform | cisco’s talos
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Penting: Ada Malware Berbahaya Tertanam di CCleaner"
Post a Comment