Review Microsoft Flow versi Beta – Tips dan Kesan Awal

Dalam upayanya untuk terus mendorong batas kemampuan Windows Mobile 10 sebagai OS untuk perangkat produktif, Microsoft terus menerus mengembangkan aneka macam aplikasi yang membantu penggunanya untuk lebih produktif. Salah satu aplikasi yang sudah santer kabarnya semenjak November 2016 kemarin ialah Microsoft Flow. Sedianya layanan ini ditujukan untuk menyaingi IFTTT (If This Then That) yang sudah lebih dulu populer. Setelah proses pengembangan yang cukup panjang, Microsoft pada tanggal 3 April 2017 kemarin mengumumkan bahwa Flow versi beta telah tersedia untuk Windows Phone. Nah, Winpoin kali ini akan membahas lengkap perihal apa itu Microsoft Flow dan bagaimana cara mendapat serta memanfaatkannya!
Apa itu Microsoft Flow?

Microsoft Flow ialah sebuah produk yang sanggup membantu kau menyiapkan workflow otomatis antara aplikasi dan layanan favorit kamu, menyinkronkan data, mengumpulkan data, dan banyak lagi! Bingung? Gambaran sederhananya begini: Jika tugasmu mempunyai rangkaian tertentu, misalnya kamu harus menilik email, memasukkannya ke daftar kiprah semoga bisa dilihat oleh seluruh anggota kelompok, kemudian menyimpan lampiran email ke dalam Dropbox – Maka rangkaian kiprah tersebut bisa dipintas! Dengan memanfaatkan Microsoft Flow, kau bisa menyebabkan kiprah tersebut berjalan otomatis: Ketika email masuk, maka secara otomatis kau akan dibuatkan daftar kiprah (to-do), kemudian secara otomatis juga lampiran email tersebut disimpan ke dalam dropbox perusahaan kamu. Sulap? Sihir? Sebut saja keajaiban teknologi!
Yang perlu kau lakukan hanyalah menciptakan ‘resep’ yaitu menciptakan templat urutan kiprah di Microsoft Flow, yang menghubungkan dan merangkai antara email kamu, daftar kiprah yang kau gunakan, serta akun Dropbox kamu. Ketika rangkaian kiprah tersebut sudah terbentuk, maka kau secara otomatis tinggal melaksanakan langkah lanjutannya saja. Untuk lebih jelasnya, kau bisa menonton video berikut ini:
Aduuh.. Menarik sekali! Bagaimana caranya mendapat Flow?

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Flow masih dalam versi beta. Untuk mendapat Flow, kau perlu mengajukan seruan resmi ke Tim pengembang Flow di alamat email: flowmobilefeedback@microsoft.com.
Tulislah email yang menyatakan bahwa kau ingin memanfaatkan Microsoft Flow dan bersedia berpartisipasi dalam jadwal pengembangan Beta, dalam artian kau bersedia ikut serta melaporkan bug dan memperlihatkan masukan untuk aplikasi ini.
Saya cukup cepat mendapat balasan, yaitu sehari setelahnya, lengkap dengan petunjuk untuk install Flow.

Intinya kau akan diarahkan oleh email tersebut ke sebuah halaman Redeem Code, yang kemudian menyebabkan kau sanggup ‘menemukan’ Microsoft Flow di Windows Store. Install, dan kau akan pribadi mempunyai Flow di perangkat Windows Mobile milikmu!
Bagaimana citra penggunaan Flow di perangkat WM10?

Flow merupakan layanan yang sangat memudahkan jikalau kau mempunyai kiprah berurutan dan berulang, melibatkan serangkaian layanan web dan internet, tanpa memandang apakah kau pekerja kantoran, blogger yang rajin mempromosikan goresan pena atau videonya, atau bisa juga selebgram yang perlu mempersingkat flow (alur kerja) dikala mengunggah konten kamu. Ini sangat bermanfaat jikalau kau memakai banyak layanan internet dan web dalam menunjang kinerja kamu.
Membuka Flow, kau akan disambut oleh layar pembuka yang ‘menceritakan’ manfaat Flow secara singkat.

Untuk memudahkan kau mendapat gambaran, saya akan memperlihatkan contoh terkait dengan pekerjaan saya.
Sebagai seorang penerjemah, di kawasan kerja saya mempunyai kiprah sebagai berikut:
- Memeriksa email terkait proyek yang masuk
- Membuat daftar kiprah (To-Do) semoga saya sanggup memantau kepada siapa saja saya menugaskan proyek tersebut
- Memperhatikan deadline dan menandai kiprah yang sudah selesai semoga tidak bertumpuk
Nah, untuk menyebabkan Microsoft Flow membantu saya, maka saya menciptakan ‘resep’ sebagai berikut:

Saya menghubungkan email kerja saya, sehingga ketika ada email masuk, maka Flow akan secara otomatis mengembangkan kartu pada Trello – Aplikasi administrasi proyek yang saya gunakan – sehingga tindakan saya selanjutnya hanya tinggal menugaskan ‘kartu’ yang sudah ada di Trello tersebut.
Pada praktiknya, lebih banyak hal lagi yang sanggup dilakukan: Saya bebas menambahkan urutan kiprah lain, contohnya menciptakan semacam jadwal kiprah otomatis memakai Toodledo atau Wunderlist, sehingga saya hanya tinggal memantau kedua aplikasi tersebut semoga tidak terlewat deadline. Penataan nama kiprah dan sebagainya juga sanggup diatur di kolom persyaratan pada Microsoft Flow. Aplikasi ini cukup lengkap dalam pengelolaannya!
Bagaimana? Cukup mudah bukan?
Kesimpulan
Microsoft Flow merupakan salah satu upaya Microsoft untuk walk the talk – membuktikan jargonnya – untuk memberdayakan masyarakat dan membantu lebih produktif. Microsoft Flow menyebabkan kiprah yang berurutan dan berulang menjadi lebih gampang dan ringkas, sehingga waktumu bisa dialokasikan untuk acara yang jauh lebih urgen dan penting.
Penasaran ingin mencoba Microsoft Flow tapi belum bisa install aplikasi? Gampang! Kamu tinggal memanfaatkan Flow secara online di sini.
Bagaimana kesan kau terhadap Microsoft Flow? Ada tips komplemen untuk menggunakannya? Tuangkan pendapat kau di kolom komentar!
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "Review Microsoft Flow versi Beta – Tips dan Kesan Awal"
Post a Comment