Dongeng: Negeri Utophione, Negeri Utopia OS Smartphone
Utopia, kata yang menggambarkan sebuah kondisi sosial yang ideal, saling memenuhi, dan harmonis. Sejak dahulu ada legenda mengenai sebuah Negeri Utopia. Sebuah negeri cita-cita dimana semua orang ingin menghabiskan hidupnya. Maka ini ialah kisah mengenai Negeri Utophione, Negeri Utopia di Dunia Teknologi.

Negeri ini berdiri diatas pulau yang terletak di pertengahan samudra pasifik. Pulau yang kecil dan terpencil. Pusaran arus raksasa menutup jalur laut, awan tebal menutup jalur langit. Pulau yang tidak akan ditemukan walau dicari, namun mengajak mereka yang layak. Kotanya pun hanya seluas 1/3 dari pulau ini. Kota kecil, tentram, harmonis, namun indah bukan main. Hei, ini ialah tanah utopia bukan? Impian semua orang.

Kota ini didirikan oleh tiga klan, yaitu ClanDroid, iClan, dan Clandows. Mereka merupakan korban perang, keturunan dari tiga klan raksasa, Android, iOS dan Windows. Mereka korban dari perang besar di dunia tablet dan ricuhnya politik di dunia smartphone. Tragisnya hidup menciptakan mereka kehilangan tempat. Harta dirampas, tanah dijajah, rumah dibakar. Dengan terpaksa, mereka harus pergi, berlayar mencari tanah untuk hidup. Setelah belasan tahun terombang-ambing di ombak laut, mereka terbawa arus kuat, yang membawa mereka ke sebuah pulau yang kelak akan menjadi daerah berdirinya negeri Utophione ini.
[Baca Cerita Sebelumnya: Perang 3 Kerajaan Tablet & Sejarah Politik Dunia Smartphone]

Puluhan tahun berlalu, mereka yang memulai sejarah kehidupan dari nol, sekarang telah menjadi sebuah negeri yang solid. Lantas bagaimanakah negeri ini bisa menjadi citra tanah utopia? Jawabannya ialah refleksi dan penerimaan. Mereka memahami kelebihan dan kekurangan klan masing-masing. Potongan kelebihan dan kekurangan tersebut menutupi satu sama lain, bagaikan puzzle yang tersambung satu demi satu, membentuk lukisan yang indah. Lukisan itulah Negeri Utophione ini. Hasil dari kolaborasi tepat satu sama lain. Membuang nafsu dan keserakahan.

Bagaimana tiga klan dengan latar belakang berbeda satu sama lain ini bekerja? Mari kita mulai dari Klan Clandows. Sebuah klan yang sangat disiplin, taat aturan, namun bisa menempatkan diri di mana saja. Kantor-kantor pemerintah, Pengadilan, Polisi Lokal, Kurir, Bank ialah rujukan daerah mereka bekerja. Semua urusan menyerupai kartu penduduk, SIM, Surat-surat berharga, menciptakan tabungan selesai dalam sekejap. Mereka cekatan,jujur, teliti dan ramah. Aih, jangankan korup, mau curi-curi waktu untuk nonton film di waktu kerja saja mereka tidak berani.
![]()
Klan berikutnya ialah ClanDroid. Mereka merupakan populasi terbanyak di negeri ini. Mereka ialah para pengusaha besar, petani, peternak, nelayan, pedagang, dan masih banyak lagi. Tidak ada yang miskin, alasannya ialah mereka selalu bekerja sampai tetes keringat terakhir. Kadang satu orang bisa menjadi petani dan produsen beras sekaligus. Mereka ialah pekerja keras. Pondasi dari negeri ini. Bagi mereka, setiap pekerjaan itu sama bernilainya, tidak ada kastanya. Sebutir nasi sama berharganya dengan 1kg batang emas.

Bagaimana dengan klan yang terakhir? iClan? Duhai, mereka ialah yang menunjukkan warna negeri ini, seniman-seniman besar. Tata kota yang rapi, gedung megah yang indah dan artistik, taman-taman kota yang sejuk dan damai, tayangan televisi yang bervariasi, Buku-buku yang membuka mata, simfoni dari musik-musik yang beralun tiada henti, sampai koki dengan kuliner dengan cita rasa yang tidak pernah berhenti mengejutkanmu, semuanya ialah pekerjaan dari iClan. Mereka bekerja dari hati, sehingga karya mereka mengena di hati, manggugah yang melihat atau menggunakannya.
Ketiga klan inilah yang menciptakan Negeri Utophione menjadi Negeri Utophione. Tidak bisa dibandingkan dengan negeri yang lain. Kehidupan sosialnya menciptakan orang paling introvert sedunia jadi mau bergaul dengan orang lain. Mereka ramah, jujur, suka bercanda, baik, suka menolong tanpa pamrih. Bagaikan definisi kebaikan dari buku anak SD. Jikapun ada kejahatan, itu hanya kejahatan kecil yang dilakukan dengan terpaksa. Hukumannya pun tidak berat, tidak ringan, namun setimpal. Penjara ialah daerah paling sepi di negeri ini. Bahkan lebih banyak penjaga daripada narapidananya. Taman kota merupakan daerah favorit semua orang. Festival, lomba-lomba besar, serta pesta rakyat semuanya digelar di taman ini. Apakah mereka bosan? Oh tentu tidak. Berterima kasih pada klan iClan yang selalu mempunyai ilham kreatif, klan ClanDroid yang memasok materi makan atau materi lomba, dan klan Clandows yang mengorganisir program sehingga berjalan sesuai rencana. Tidak ada larangan untuk menikah dengan klan lain, inilah yang melahirkan generasi dengan potensi-potensi baru.

Empat animo berganti, Di malam simpulan tahun mereka berdoa. Mendoakan biar segala permusuhan segera mereda, perang berhenti. Perang? Apakah negara ini pernah berperang? Tidak, mereka mendoakan tanah dimana mereka berasal, bukan untuk mereka sendiri. Meskipun telah dikhianati, dijajah, dibuang. Doa yang hanya bisa dipanjatkan oleh mereka yang paham benar apa arti dari jatuh dan bangkit. Mereka percaya, meskipun dibalik sebuah tanah yang bermandikan tangis dan darah, ada sepucuk kebaikan, persahabatan, dan harapan.
Nah, demikianlah kisah dari Negeri Utophione. Dongeng kali ini lebih fokus ke kelebihan dan kekurangan masing-masing OS dan bagaimana ketiga OS ini saling melengkapi. Nah, bagaimana dengan kita? Sebagai User ketiga OS tersebut, apakah kita juga bisa saling menghargai satu sama lain? :)
0 Response to "Dongeng: Negeri Utophione, Negeri Utopia OS Smartphone"
Post a Comment