Perspektif Positif tentang Keputusan Microsoft Soal WM10
Alkisah seorang Bikkhu ingin memahami makna kesabaran sejati. Pergilah ia mengunjungi Mahaguru yang berdiam di puncak Himalaya. Setelah menempuh perjalanan ratusan kilo di bawah suhu yang menusuk tulang, Mahaguru menemuinya sambil menggeleng sedih. “Muridku, jikalau ingin memahami makna kesabaran sejati, maka engkau harus menemui Sakyamuni”.
Sedih alasannya tak sanggup berguru wacana kesabaran sejati, Bikkhu tersebut turun gunung. Sakyamuni yang tersentuh oleh tekad Bikkhu tersebut kemudian menemuinya dalam mimpi tatkala sang Bikkhu tertidur di tengah perjalanan.
Bikkhu berlinang air mata sanggup bertemu dengan Sakyamuni kemudian menanyakan kegundahan hatinya, “Wahai Sakyamuni, bagaimanakah caranya saya sanggup meraih kesabaran sejati?”
Sakyamuni menjawab: “Wahai muridku, jadilah pengguna Windows Phone.”
Cobaan tanpa henti memang seolah tak pernah berlalu bagi para pengguna Windows Phone. Lama bergelut tanpa support aplikasi terkenal yang memadai, sempat melewati periode tanpa flagship, kemudian menanti berbulan-bulan yang hampir tanpa kepastian akan rilis resmi Windows Mobile 10 – Masih juga rilis resmi OS tersebut keluar bersama kabar yang mengejutkan.
Ya. Microsoft memutuskan bahwa tidak ada gelombang kedua. Dalam artian bahwa formasi Lumia usang menyerupai 520, 620, 625, 720, 820, bahkan yang legendaris menyerupai 920, 925 dan 1020 juga tidak akan mendapatkan rilis Windows Mobile 10 resmi.
Apa alasan itu semua? Di luar dugaan ternyata Microsoft benar-benar ‘memanfaatkan’ fitur feedback yang diberikan kepada pengguna Insider. Kaprikornus menurut statistik, pengguna perangkat 520, 620, 625, 720, 820, 920, 925, dan 1020 yang menjalankan WM10 dengan memanfaatkan denah insider, memperlihatkan ketidakpuasan yang luar biasa. Banyak sekali keluhan terhadap WM10 di perangkat tersebut. Pada akhirnya, gelombang ketidakpuasan tersebut – malah dijadikan Microsoft alasan untuk tidak mengirimkan versi final WM10 ke perangkat-perangkat tersebut.
@DrKumarSS @NorthFaceHiker Higher % of reports of performance issues, lower % of votes of likely to recommend
— Gabriel Aul (@GabeAul) March 17, 2016
Lalu bagaimana solusinya? Microsoft mengatakan solusi kepada para pengguna tersebut, yang mana mereka sanggup memanfaatkan denah Insider untuk terus sanggup memakai Windows Mobile 10 pada perangkat yang mereka sayangi.
Memang tentu saja denah ini tidak optimal, alasannya tanpa mengirimkan versi resmi, berarti Microsoft tidak perlu melaksanakan adaptasi firmware yang penting untuk beberapa hardware khas menyerupai audio dan kamera. Padahal adaptasi hardware yakni hal yang penting jikalau menginginkan sebuah device berjalan dengan optimal sesuai dengan OS yang digunakan.
Selain itu, banyak pengguna yang murka alasannya ini berarti melanggar kesepakatan Microsoft sendiri yang ketika itu disampaikan oleh Joe Belfiore, bahwa mereka akan mengusahakan Windows Mobile 10 bekerja di semua perangkat, termasuk 520 yang mempunyai RAM 512MB.
Hey all: we ARE working on Win10 for 512MB, including 520. Our ambition is to make #Win10 available for these devices but features may vary
— Joe Belfiore (@joebelfiore) February 8, 2015
Saat itu Belfiore bahkan mengisyaratkan pemangkasan fitur untuk memungkinkan WM10 berjalan di semua perangkat dengan RAM lebih kecil. Sayangnya Microsoft seolah menghianati impian para penggunanya dengan pribadi menjatuhkan palu keputusan bahwa Windows Mobile 10 resmi tidak akan melangkah ke banyak perangkat lama!
Perspektif yang Lebih Positif wacana Keputusan Microsoft
Kamu ingin marah? Marahlah! Konon menahan emosi itu tidak baik. Jangan hingga emosimu meledak di kawasan yang salah sehingga merugikan.
Tapi jikalau kau ingin selangkah lebih maju – kata sebuah novel picisan yang pernah saya baca – yang perlu kau lakukan adalah: memaafkan, menerima, dan memanfaatkan situasi.
Untuk sanggup mendapatkan keadaan, mungkin kau perlu melihat dari perspektif lain dan memahami mengapa Microsoft mengambil keputusan yang menyakitkan bagi para pengguna Windows Phone tersebut. Sebelumnya Joe Belfiore menyatakan bahwa “we ARE working on Win10 for 512MB..” – Microsoft memang mengerjakan OS tersebut. Dan ketika mereka melaksanakan pengujian (melalui kegiatan Insider kepada pengguna), banyak pengguna mengeluhkan performanya. Mereka sudah menepati kesepakatan untuk mengerjakannya, dan mereka gagal memuaskan pengguna dengan versi yang mereka buat (terbukti dari banyaknya feedback yang masuk).
.@farshadatis @Sonu_Kunnath Right. In 2014 Microsoft planned. They tried. It did not work for all devices based on feedback. That's bad?
— Daniel Rubino (@Daniel_Rubino) March 18, 2016
Seperti kata Daniel Rubino, Microsoft sudah merencanakan. Windows Mobile 10 untuk semua perangkat yakni planning mereka. Kemudian ketika itu selesai, hasilnya tidak memuaskan. Dari sudut pandang Microsoft, berarti produk mereka tidak layak untuk pengguna perangkat lama. Mengapa mereka harus memaksakan untuk perangkat yang memang tidak support guna OS mereka?
Merasa tertipu alasannya sudah menjadi insider namun batal mendapatkan OS secara penuh?
Tarik nafas dalam-dalam, kemudian kenanglah.. Ketika pertama kali membeli perangkat tersebut, kira-kira tahun 2013 yang kemudian (rata-rata perangkat berkode *20 dirilis tahun 2012). Waktu yang sudah cukup lama, perangkat kau sudah melalui waktu yang panjang. Mungkin sudah saatnya beliau beristirahat jikalau kau ingin memanfaatkan OS terbaru yang lebih fungsional untuk kebutuhan sekarang, atau mungkin tetap bersama perangkat lamamu dengan OS yang optimal menunjangnya.
Tapi tapi tapi… Saya beli perangkat berkode *20 gara-gara Microsoft menjanjikan bahwa perangkat itu akan sanggup Windows Mobile 10 setahun laluu..
Kamu tetap mendapatkannya bukan? Meskipun sebagai Insider, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Rugi uang? Percayalah, kau masih kalah nyesek dengan mereka yang merupakan angkatan pertama membeli perangkat tersebut. Contoh sederhana, ketika pertama rilis, Lumia 625 harganya sekitar 2,5jt. Jika kau beli sekitar tahun 2014 (apalagi 2015), saya yakin harganya sudah sejuta ke bawah. Beli Lumia 925 sekitar tahun 2014? Saya yakin kau mendapatkannya dengan harga kisaran 2-3 juta. Bayangkan mereka yang pertama kali membeli perangkat tersebut ketika pertama kali rilis dengan harga 6,5 juta!
Terlebih lagi, investasi tersebut sesungguhnya cukup terbayar. Kamu menikmati perangkat tersebut dengan OS yang optimal mendukungnya, meskipun tidak mendapatkan Windows Mobile 10 yang rilis bersama perangkat-perangkat gres yang lebih mendukung.
Setelah memahami keputusan Microsoft tersebut, kau mungkin sanggup memaafkan mereka, kemudian berikutnya cobalah memanfaatkan situasi ini. Buat daftar apa saja yang sanggup kau lakukan dengan perangkat tersebut, misalnya:
- Kamu mungkin sanggup memberikannya sebagai hadiah kepada adik atau keponakan, yang tidak memerlukan fitur yang wah, cukup sebagai perangkat komunikasi mumpuni saja. IMO, Lumia low end berkode *20 mempunyai konektivitas yang lebih baik daripada low end generasi setelahnya. Orang yang kau beri kado akan bahagia, hatimu juga akan tertular kebahagiaan tersebut.
- Lumia seri 620 ke atas didukung oleh Dolby Sound. Dengan earset yang memadai menyerupai Sennheiser, Coloud, atau Monster, jadilah beliau semacam pemutar MP3 player yang sanggup menghiburmu di mana saja, tentu saja cukup dengan versi optimal OS yang mendukungnya.
- Lumia 920, 925, dan 1020 mempunyai kamera yang masuk jajaran terbaik hingga ketika ini. Kamu masih sanggup memanfaatkannya sebagai kamera digital yang tentu saja hasilnya akan mengundang decak kagum bagi teman-teman atau anggota keluarga kamu.
Sementara itu, sehabis memanfaatkan Lumia usang yang kau miliki, kau sanggup move on ke perangkat yang lebih gres jikalau masih berhasrat pada Windows Mobile 10. Namun saya tidak menyalahkan kau jikalau ingin mencoba perangkat ber-OS lain. Itu masuk akal alasannya setiap orang niscaya ingin didukung kebutuhannya oleh perangkat yang dimiliki.
Kesimpulan
Marahlah, kemudian lepaskanlah. Pahamilah bahwa keputusan ini memang berat, tapi masih masuk akal, apalagi dari perspektif sebuah entitas bisnis. Jika kau memang menyukai Microsoft alasannya teknologinya mendukung kamu, maka gunakan perangkat yang memang mendukung mereka untuk mengatakan teknologi tersebut. Semua langkah yang kau lalui bersama perangkat usang milikmu, tentu saja akan membentuk kau lebih baik di masa mendatang. Baik atau buruk, insiden ini merupakan pengalaman yang niscaya bertahun kemudian akan menjadi kenangan yang seru untuk diceritakan!
Sumber: https://winpoin.com/

0 Response to "Perspektif Positif tentang Keputusan Microsoft Soal WM10"
Post a Comment