3 Kejanggalan Windows 10 yang Masih Bisa Kamu Temui Hingga Saat Ini
NB: Kata janggal yang kita gunakan disini bukanlah menggambarkan sesuatu yang aneh, tetapi merupakan bentuk inkonsistensi yang masih sanggup ditemui dari sebuah OS.
Dibandingkan dengan versi sebelumnya, Windows 10 merupakan OS gres yang dikembangkan dengan konsep yang sangat berbeda.
Jika dulu Windows dikembangkan menurut impian Microsoft, di Windows 10 ketika ini tugas feedback dari pengguna khususnya member insider sangatlah besar.
Jika dulu Windows mendapat update mayor beberapa tahun sekali dalam bentuk Service Pack, sekarang Windows 10 diupdate sesering dan kapanpun yang Microsoft mau.
Jika dulu Windows dirilis dengan kondisi yang sudah matang, sekarang agaknya Windows 10 dirilis dengan kondisi yang belum begitu matang, kemudian seolah ingin dimatangkan seiring berjalannya waktu dengan banyak sekali update sesuai dengan feedback yang masuk.
Jika versi Windows sebelumnya dirilis dengan sasaran lifecycle yang jelas, sekarang Windows 10 meskipun mempunyai detail lifecycle, namun sering disebut Microsoft sebagai versi Windows terakhir yang bakal terus mendapat update dan pembaharuan seiring berjalannya waktu.
Berbagai perubahan drastis itulah yang menciptakan Windows 10 nampaknya masih mempunyai beberapa kejanggalan, bahkan ketika versi final sudah dirilis dan update mayor November Update sudah keluar.
Nah berikut ini ialah beberapa kejanggalan, alias inkonsistensi yang masih sanggup kau temui di Windows 10 sampai ketika ini, bahkan sehabis melaksanakan update mayor.
Inkonsistensi UI
Jika kau perhatikan, UI konteks sajian (menu yang muncul ketika klik kanan mouse) di Windows sangat tidak konsisten. Misalkan saja di taskbar, ketika kau klik kanan Action Center atau Virtual Keyboard, maka kau akan mendapati desain berwarna hitam menyerupai yang sanggup kau temui ketika klik kanan di sepanjang taskbar.

Tetapi ketika kau klik kanan volume, baterai, atau wireless, maka desain konteks sajian nya berbeda lagi, masih menampilkan desain konteks sajian yang lama.

UI konteks sajian di Windows juga terlampau banyak dan berbeda-beda di tiap tempat. Contohnya saja konteks sajian di title kafe window, berbeda dengan di ribbon File Explorer, berbeda dengan di taskbar, berbeda dengan di desktop, berbeda lagi dengan di Microsoft Edge, dsb.

Inkonsistensi Settings
Windows 10 masih dilengkapi dengan dua panel kontrol, yaitu Settings dan Control Panel. Keduanya mempunyai fungsi yang sama yaitu sebagai sentra pengaturan Windows 10.

Tetapi kenapa harus ada dua panel kontrol dalam sebuah OS?
Microsoft kabarnya bakal membuang Control Panel dan murni memasukkan semua opsi pengaturan ke Settings, mungkin di mayor update Windows 10 Redstone yang rencananya dirilis 2016 nanti.
Menyisakan Elemen Lama
Di versi finalnya ini (bahkan sudah mayor update pertama), di beberapa sudut kita masih sanggup menemui elemen usang yang tertinggal. Misalnya saja icon di setting Ethernet dan WiFi ini, terlihat icon masih memakai milik Windows versi usang yang masih belum bergaya flat Modern UI, meskipun di halaman utama control panel icon sudah berubah ala Windows 10.

Namun demikian sanggup jadi Microsoft sengaja tidak memoles Control Panel banyak-banyak alasannya ialah kabarnya di Update Redstone nanti Control Panel bakal dihapus dan menyisakan Settings saja.
Anyway poin-poin diatas hanya akan menjadi kritik jikalau tidak ditindaklanjuti, tetapi bakal menjadi saran yang konkret bagi pengembangan Windows 10 jikalau kita submit di Feedback App biar diperbaiki di update mayor berikutnya.
Jadi itulah beberapa hal janggal yang berhasil kita temui di Windows 10 sampai ketika ini sehabis November Update.
Apakah kau menemukan kejanggalan lainnya?
Jika ada silahkan bagikan di kolom komentar dibawah ini, supaya nanti sanggup kita teliti gotong royong dan dikirimkan sebagai feedback untuk perbaikan kedepannya.
Sumber: https://winpoin.com/
0 Response to "3 Kejanggalan Windows 10 yang Masih Bisa Kamu Temui Hingga Saat Ini"
Post a Comment