Sepenggal Kisah TechDays Indonesia 2015 di Balai Kartini
Tepat tanggal 7-8 Oktober 2015 kemarin Microsoft Indonesia menggelar program yang super keren dengan bertaburan teknologi didalamnya. Apa itu? yups TechDays Indonesia 2015. TechDays sendiri gres diselenggarakan mulai tahun 2013 lalu. Masih terbilang gres dan dini, tapi isi dan teknologi yang diusung di TechDays ga kalah menarik dan spektakuler dengan acara-acara teknologi lainnya.
Saya selaku Super Moderator WinPoin mendapat mandat dari Sang CEO WinPoin Pak Febian untuk mewakili WinPoin di program TechDays. Pak Febian sendiri berhalangan hadir alasannya ialah menjadi suami siap siaga demi mendampingi Sang istri untuk lahiran anak pertama. Kami semua warga WinPoin turut bahagia dan berdoa supaya diberi kelancaran nanti proses lahirannya. Amin.
Back to topic, pagi hari tanggal 8 Oktober saya bangkit lebih pagi dari biasanya. Ya sekitar jam 5 pagi lah. Padahal mah biasanya bangkit jam 8 pagi, eh ga ding jam setengah 6, hihihi. Sholat subuh kemudian mandi. Masih terlintas di pikiran bila program TechDays itu mulai jam 8 pagi, tapi itu dulu tahun 2014. Sekarang TechDays dimulai jam 9 pagi dan alhasil saya kepagian. Huft…..
ACARA
Sebelumnya, saya janjian dengan sobat saya yang geek banget problem web development, Yusup. Kita berangkat bareng dan hingga di tujuan jam setengah 9 lebih. Hal pertama ialah menunggu 5 pemenang kuis TechDays yang kemarin diadakan oleh WinPoin. Dari 5 pemenang, hanya 3 yang hadir, yaitu Farid, Adit dan Upen. Meskipun hanya berlima, kita kedatangan team WinPoin juga, Esa Putra Tanjung.
Acara pertama kita mengikuti launching aplikasi untuk team sales dari Coca Cola Amatil Indonesia. Presentasi luar biasa dan berakhir jam setengah 12.
Kemudian istirahat hingga jam 1. Jika kalian merasa kelaparan, voucher makan yang kalian sanggup di kawasan pendaftaran sanggup ditukar dengan nasi box. Tapi ingat ga kalau voucher hanya untuk 500 orang pertama yang masuk ke TechDays? terus bagaimana dengan yang tidak dapat? tenang, masih ada Food Truck yang disediakan untuk menemani makan siang kamu. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 5.000 s/d Rp 75.000. Semua bahagia kan!
Preview Session Windows 10 Mobile dimulai sempurna sehabis jam istirahat. Acara ini meperkenalkan device gres Lumia 950 beserta demo Continuum utuk para komunitas dan blogger. Disini menyerupai yang saya ceritakan di artikel sebelumnya, fitur yang didemokan lebih ke arah Continuum dan produktivitas pekerjaan. Selebihnya saya terpaku dengan 1 device yang gres pertama kali saya lihat di Indonesia, Surface Pro 3. Mau tahu, lihat fotonya dibawah ini :
Setelah acara Preview Session Windows 10 Mobile selesai, kita dibebaskan untuk kemana saja dan mengikuti setiap track session yang ada. Tapi yang mengasikkan di program ini kalian sanggup mendapat banyak sekali macam hadiah dengan syarat ataupun tanpa syarat. Misal di booth Bhinneka.com, kalian cukup menunjukkan kartu nama dan Tumblr pun siap kalian bawa secara cuma-cuma. Variasi hadiah tergantung dari setiap booth. Jaket Microsoft sendiri, diberikan kepada semua orang yang mengikuti acara Preview Session Windows 10 Mobile. Ada juga dengan mengikuti kompetisi foto via Twitter ataupun Instagram. Ingin tahu hadiah yang saya dapat? here they are..!!
AKHIR
Waktu tak terasa sudah memasuki masa Sholat Maghrib. Acara TechDays pun sudah selesai dan diakhiri dengan pengundian door prize. Sebelum pulang kita sempatkan untuk foto bersama dan risikonya hingga jumpa di TechDays tahun depan. Semoga kita sanggup kumpul dan menghadiri program TechDays 2016. Amin
Berikut galeri foto yang dipotret dari kamera Lumia 640 XL saya :
Jika kalian ada pengalaman menarik seputar event TechDays kemarin, sanggup dishare ya di kolom komentar. Sampai berjumpa di program TechDays tahun 2016 ya!
UPDATE : Bagi kalian yang ingin donwnload full hasil jepretan saya di TechDays kemarin, sanggup klik tautan ini.
NB : Semua foto di artikel ini diambil oleh Lumia 640 XL
Sumber: https://winpoin.com/





















0 Response to "Sepenggal Kisah TechDays Indonesia 2015 di Balai Kartini"
Post a Comment